JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Marvel Cinematic Universe (MCU) kembali akan meluncurkan film terbarunya yang berjudul “Captain America: Brave New World”. Film ini dijadwalkan tayang pada 14 Februari 2025.
Film ini menjadi titik penting dalam perkembangan era baru MCU pasca Avengers: Endgame (2019) karena memperkenalkan Sam Wilson sebagai Captain America baru menggantikan Steve Rogers setelah memutuskan untuk pensiun.
Sam Wilson yang diperankan oleh Anthony Mackie sebenarnya bukanlah wajah baru di rangkaian film Avengers sebelumnya. Ia dikenal sebagai Falcon sebelum akhirnya menjadi Captain America yang baru setelah menerima perisai vibranium dari Steve Rogers.
Perubahan tokoh ini sebenarnya sudah diceritakan di dalam komik, tetapi pada cerita komiknya, pergantian tersebut terjadi dari Steve kepada Bucky. Pergantian dalam cerita di film disebabkan karena alur yang terjadi dan terbentuk dalam beberapa film MCU terakhir.
Dalam film Avengers: Endgame (2019), Steve memberikan perisainya ke Sam setelah mengembalikan Infinity Stone dan memilih untuk tetap hidup di masa lalu bersama kekasihnya, Peggy Carter.
Kemudian dilanjutkan di serial Disney+ The Falcon and The Winter Soldier (2021), Sam secara resmi memulai petualangannya sebagai pengganti Steve dan mengalami banyak tantangan serta keraguan dalam dirinya mengenai apakah dia layak menjadi penerus Steve.
Alasan dipilihnya Sam sebagai penerus Steve diungkap oleh Anthony Mackiepada 3 Februari 2025 lalu. ’’Itulah sebabnya Steve memilih Sam untuk diberikan perisai karena integritas dan kemanusiaannya yang luar biasa,” ungkapnya.
Sinopsis Captain America: Brave New World
Captain America: Brave New World melanjutkan kisah setelah peristiwa di The Falcon and The Winter Soldier (2021).
Baca Juga: Anda Jadi Penerima Bansos? Begini Cara Cek Saldo KKS dan Daftar Jadi Penerima BPNT 2025
Sam Wilson yang diperankan oleh Anthony Mackie kini resmi menggunakan perisai yang berusaha mengemban tanggung jawab sebagai Captain America yang baru. Namun tugas ini tidaklah mudah.
Film ini akan mengisahkan perjalanan Sam yang menghadapi ancaman global yang menguji kepemimpinannya.
Ia berhadapan dengan Presiden Amerika Serikat yang baru, Thunderbolt Ross (Harrison Ford) yang memiliki rencana besar dan berpengaruh pada perubahan dunia.
Tidak hanya itu, Sam juga harus menghadapi tantangan besar yang akan membahayakan planet ini, memaksanya untuk membuktikan dirinya sebagai simbol keadilan yang baru.
Berbekal perisai yang didapat sebelumnya, mampukah Sam menghadapi semua tantangan itu? Temukan jawabannya di film Captain America: Brave New World.
Baca Juga: Segera Cek Nama Anda! PKH dan BPNT 2025 Tahap Pertama Sudah Cair, Begini Caranya
Perbedaan Captain America Dulu dan Sekarang
- Latar Belakang dan Kekuatannya
Steve Rogers adalah seorang prajurit yang mendapat kekuatan super setelah menjadi bahan percobaan ilmiah, menjadikannya manusia super dengan kemampuan fisik luar biasa.
Sam Wilson merupakan mantan anggota angkatan udara AS yang mengandalkan keahlian bertempurnya menggunakan bantuan teknologi sayap canggih dari Wakanda. Ia mengandalkan strategi dan kecerdasannya dalam bertarung.
- Tantangan yang Dihadapi
Steve memulai perjuangannya dalam konteks era Perang Dunia II dan menghadapi ancaman HYDRA serta peristiwa The Avengers membuatnya lebih mudah diterima di masyarakat.
Sam menghadapi tantangan dunia yang lebih kompleks secara politik. Ia menghadapi tantangan sebagai Captain America berkulit hitam pertama di era modern, di mana tidak semua orang menerima perubahan ini dengan baik.
- Senjata dan Peralatan
Steve mengandalkan perisai vibranium sebagai senjata utama, yang dikombinasikan dengan kekuatan fisiknya untuk bertarung.
Selain menggunakan vibranium, Sam juga memiliki sayap mekanis canggih yang membantunya untuk terbang dan menyerang serta bertahan.
Sebagai film solo pertama Captain America di era Sam Wilson, Brave New World menjadi bagian penting dalam narasi MCU.
Marvel diharapkan dapat menggali lebih dalam perjuangan Sam sebagai Captain America baru, serta bagaimana ia menghadapi dunia yang berubah. Selain itu, film ini juga diprediksi akan menjadi jembatan bagi cerita besar di fase berikutnya MCU. NESTYA
Editor : Imron Arlado