Kendaraan mengalami oleng hingga menabrak pembatas jalan akibat pecah ban.
Tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden sekitar pukul 10.30 itu. Namun, kecelakaan menyebabkan muatan keramik hancur lebur.
Kanit 3 PJR Ditlantas Polda Jatim AKP Medy menjelaskan, pikap Suzuki Carry nopol W 8250 PR awalnya melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto di lajur lambat.
Pikap disopiri A. Bagus Maghfur, 30, warga Dusun Bengok, Desa Cangkring, Krembung, Sidoarjo.
Bersamanya ikut dua kernet sebagai penumpang, yakni Zaenal Mutaqin, 28, warga Tempursari, Donomulyo, Malang, dan Amanu, 55, warga Panggul, Trenggalek.
Nahas, setibanya di KM 715+200 jalur B, Desa Mojolebak, pikap sarat muatan ini mengalami pecah ban belakang sebelah kiri.
"Akibatnya kendaraan oleng ke kiri menabrak guardrail," kata Medy.
Laju pikap putih itu sempat tak terkendali. Setelah menghantam besi pembatas jalan, pikap berbalik arah dan muatannya tumpah ruah ke jalan. "Posisi terakhir pikap berhenti di melintang di lajur lambat," imbuhnya.
Medy menyatakan kecelakaan menyebabkan kendaraan mengalami kerugian Rp 10 juta.
Petugas PJR dan pengelola tol telah melakukan penanganan di lokasi dengan mengevakuasi pikap ke tepi jalan.
Petugas juga membersihkan puing pecahan keramik yang tercecer di jalan hingga memicu kemacetan. (adi)
Editor : Fendy Hermansyah