JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kementerian Kesehatan RI mengumumkan bahwa pendaftaran cek kesehatan gratis dapat dilakukan di puskesmas domisili warga.
Program ini yang digulirkan Kemenkes dan bertujuan untuk mengubah pendekatan kesehatan dari kuratif menjadi preventif, dengan fokus pada pencegahan penyakit yang dapat menyebabkan kematian.
Pendaftaran cek kesehatan gratis juga bisa dilakukan melalui online. Masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat, namun jika ada masalah di aplikasi, maka bisa mendaftar melalui offline di puskesmas terdekat dengan syarat membawa KTP.
Masyarakat tidak perlu lagi membawa BPJS Kesehatan karena sudah menjadi kewajiban negara.
Puskesmas bertugas untuk menangani penyakit yang masih ringan. Jika hasil pemeriksaan perlu untuk ditindaklanjuti, masyarakat bisa masuk ke Sistem Jaminan Kesehatan Nasional dan BPJS Kesehatan.
Jika ditemukan gejala yang berat seperti kanker, maka puskessmas akan merujuk ke rumah sakit. Pemerintah juga sudah memikirkan tindak lanjutnya.
Manfaat dari adanya CKG ini yaitu untuk memahami kondisi tubuh sejak dini, membuka jalan bagi penanganan yang lebih efektif dan pemulihan yang lebih cepat. Dengan begitu, kita jadi tahu langkah-langkah yang perlu diambil untuk menjaga kesehatan kita.
Untuk sementara CKG melayani sekitar 30 warga setiap harinya. Pelayanan akan dialihkan ke hari berikutnya jika tidak memadai.
Pembatasan jumlah pasien ini dilakukan agar dokter tidak kelelahan dan antrean tidak terlalu panjang, meskipun kapasitas sebenarnya dibuka mungkin lebih besar.
Berikut jenis pemeriksaan kesehatan gratis yang akan diberikan:
- Bayi Baru Lahir
Untuk bayi yang baru lahir, jenis pemeriksaan yang akan diberikan meliputi deteksi dini hormon tiroid, G6PD (glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency atau defisiensi enzim G6PD), penyakit jantung bawaan, dan skrining untuk memantau pertumbuhan anak.
- Balita dan Anak Pra Sekolah
Untuk balita dan anak pra sekolah, jenis pemeriksaan yang akan diberikan meliputi meliputi skrining tuberkulosis (penyakit infeksi paru), pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan kondisi gigi.
Baca Juga: Mulai Hari Ini, Begini Cara Daftar Program Cek Kesehatan Gratis di Seluruh Puskesmas
Jika diperlukan, juga akan dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi thalasemia (kelainan darah) dan diabetes melitus (penyakit gula darah tinggi).
- Remaja dan Dewasa
Untuk remaja dan dewasa, jenis pemeriksaan yang akan diberikan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan risiko kardiovaskular (masalah terkait jantung dan pembuluh darah), fungsi paru untuk mendeteksi tuberkulosis dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), serta deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus.
- Lansia
Untuk lansia, jenis pemeriksaan yang akan diberikan meliputi pemeriksaan fungsi indra (pendengaran, penglihatan), kesehatan jiwa, hati, geriatri (penilaian kesehatan orang tua), deteksi gangguan kardiovaskular, paru, dan kanker. AINI
Editor : Imron Arlado