JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Film A Business Proposal salah satu film hasil adaptasi drama Korea, drama ini di Korea Selatan sangat populer namun berbeda dengan di Indonesia yang sepi peminat.
Hingga Minggu 9 Februari 2025, jumlah penonton film "A Business Proposal" versi Indonesia mencapai sekitar 16.035 penonton.
Film ini menghadapi tantangan besar dengan kontroversi yang melibatkan salah satu pemeran utamanya, Abidzar Al-Ghifari, yang menyebabkan banyak penggemar drama Korea memboikot film ini.
Tidak sedikit film-film Indonesia mengadaptasi dari drama Korea yang sukses memikat hati penonton dengan cerita yang dikemas dengan menarik, namun mengapa film Business Proposal ini malah gagal dan penuh kontroversi sehingga membuat sepi peminat?
Hal ini terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya penonton, seperti ekspektasi yang tinggi, kemudian konflik yang ditimbulkan oleh Abidzar.
Penggemar konten Korea Selatan, khususnya penggemar drama A Business Proposal, menyerukan boikot terhadap film tersebut akibat kontroversi yang melibatkan Abidzar.
Salah satu pemicu boikot adalah pernyataan Abidzar saat jumpa media, di mana ia mengungkapkan hanya menonton sebagian episode pertama drama aslinya sebelum memutuskan untuk tidak melanjutkan.
Keputusan ini diambil agar ia bisa mengembangkan karakter versinya sendiri. Padahal, Abidzar berperan sebagai tokoh utama pria dalam adaptasi Indonesia, yang dalam versi aslinya dikenal sebagai Kang Tae Moo (diperankan oleh Ahn Hyo seop).
Sikapnya tersebut dianggap mengecewakan oleh para penggemar setia drama Korea di Indonesia, sehingga memicu seruan boikot.
Padahal di Indonesia penikmat drama Korea tergolong banyak sehingga kemungkinan jika film Indonesia remake dari drama atau film Korea kemungkinan akan sukses besar, seperti film-film di bawah ini yang sukses memikat hati penonton:
Film Miracle in Cell No. 7
Film ini merupakan film Indonesia hasil remake dari film Korea yang berjudul sama sukses dan sukses besar meraih penghargaan.
Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia tayang di bioskop pada 8 September 2022 dan mempunyai segudang pencapaian yakni meraih penghargaan sebagai juara umum di Indonesian Movie Actors Awards 2023, serta mendapatkan 4,8 juta penonton.
Miracle in Cell No. 7 di Indonesia sampai dibuatkan sekuel karena ramai penonton dengan judul 2nd Miracle in Cell No. 7 tayang pada 25 Desember 2024.
Film yang mampu menguras air mata penontonnya, menceritakan tentang seorang ayah yang memiliki keterbatasan mental dan anak perempuanya yang difitnah atas tuduhan pembunuhan.
Film Bebas
Film Bebas ini tayang di bioskop pada 3 Oktober 2019 yang merupakan remake film Korea Selatan yang berjudul Sunny.
Film Sunny merupakan salah satu film yang cukup populer di Korea Selatan. Bahkan, pada tahun 2011, film ini menjadi salah satu yang terlaris dengan jumlah penonton yang melebihi 7 juta orang.
Kesuksesan Sunny juga menginspirasi adaptasi dalam berbagai versi, termasuk versi Indonesia yang berjudul Bebas.
Film Bebas, yang dibintangi oleh Sheryl Sheinafia, Baskara Mahendra, Agatha Pricilla, dan Amanda Rawles, juga berhasil mendapatkan popularitas di Indonesia. bercerita tentang lima cewek dan seorang cowok yang menjadi teman baik masa SMA namun kemudian berpisah.
Film Sunyi
Film Whispering Corridors pertama kali dirilis di Korea pada tahun 1998. Di Indonesia, film ini diadaptasi dengan judul Sunyi.
Film ini tayang di bioskop pada tanggal 11 April 2019 merupakan film horor Indonesia yang sukses, banyak peminat dan mengangkat isu bullying di sekolah.
Ceritanya mengikuti perjalanan Alex seorang siswa yang baru memasuki jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Di sana, ia berkenalan dengan teman barunya, Maggie.
Namun, kehidupan SMA tidak berjalan semulus yang Alex bayangkan. Ia kerap mengalami perundungan dari para seniornya, hingga suatu hari, kejadian misterius mulai terjadi di sekolah tersebut. TASYA
Editor : Imron Arlado