Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

6 Fakta Menarik Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Mencari Makna Cinta Sejati

Imron Arlado • Minggu, 9 Februari 2025 | 23:33 WIB
6 Fakta Menarik Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Mencari Makna Cinta Sejati
6 Fakta Menarik Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Mencari Makna Cinta Sejati

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Sutradara Hanung Bramantyo akan segera merilis film terbarunya yang berjudul Cinta Tak Pernah Tepat Waktu.

Film bergenre romantis melodrama dan slice of life ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop pada 13 Februari 2025.

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu bukan hanya film bergenre romansa biasa, namun dengan alur cerita yang relatable dan emosioinal. Film ini mengisahkan tentang seorang laki-laki yang sedang jatuh cinta pada waktu yang tidak tepat.

Tak hanya ceritanya yang menyentuh dan bikin haru, terdapat banyak fakta menarik di balik film ini yang perlu kamu ketahui. Simak ulasan berikut.

 

Kumpulan Fakta Menarik Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu

  1. Diadaptasi dari Novel Populer Karya Puthut EA

Film ‘Cinta Tak Pernah Tepat Waktu’ merupakan adaptasi dari Novel berjudul sama yang ditulis oleh Puthut Eko Ariyanto atau yang akrab disapa Puthut EA, seorang penulis dan peneliti terkenal tanah air.

Pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah ini juga dikenal sebagai aktivis. Puthut EA pernah menempuh pendidikan di Fakultas Filsafat UGM dan menjadi salah satu pendiri Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

 

6 Fakta Menarik Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Mencari Makna Cinta Sejati
6 Fakta Menarik Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Mencari Makna Cinta Sejati
  1. Disutradarai Hanung Bramantyo

Hanung Bramantyo merupakan seorang sutradara terkemuka Indonesia, kemampuannya menggarap berbagai genre film, membuat film garapannya ramai diminati.

Hanung menjadi salah satu sutradara paling berpengaruh di Indonesia, ia telah banyak menghasilkan karya yang menghibur dan memberikan makna mendalam bagi penontonnya.

 

  1. Refal Hady Diminta Tak Peduli Penampilan

Refal Hady memerankan tokoh utama bernama Daku Ramala, seorang penulis yang mengalami pergulatan batin dalam mencari cinta sejati.

Dalam memerankan Daku, Refal Hady dituntut untuk tampil berbeda, ia mengaku tokoh yang diperankannya berbeda 180 derajat dari dirinya.

Sebagai seorang penulis yang selalu dikejar deadline dari pihak penerbit, siklus hidupnya terbalik. Siang jadi malam, malam jadi siang.

 

  1. Dibintangi Artis Malaysia

Tak hanya Refal Hady, Sutradara Hanung Bramantyo juga menggandeng Mira Filzah sebagai pemeran dalam film ini.

Mira Filzah adalah seorang aktris, model, pengusaha, dan pembawa acara yang berasal dari kebangsaan Malaysia.

 

  1. Film yang Menggabungkan Unsur Romansa dan Aktivisme

Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu mengisahkan seorang penulis yang merasa selalu berpacu pada waktu untuk menemukan pasangan hidup.

Meski film ini berfokus pada kisah cinta Daku, namun terdapat beberapa bagian yang menunjukkan bahwa film ini juga menyinggung soal isu sosial dan politik, mencerminkan latar belakang tokoh utama sebagai aktivis.

 

  1. Soundtrack Utama Dinyanyikan Penyanyi Malaysia

Film ini nantinya akan diisi dengan soundtrack utama berjudul ‘Cinta Tak Pernah Tepat Waktu’ yang dinyanyikan oleh Fabio Asher feat Aina Abdul.

Aina Abdul adalah seorang penyanyi populer yang berasal dari negara tetangga, Malaysia. DINDA

Editor : Imron Arlado
#penyanyi malaysia #Novel Populer #melodrama #Cinta Tak Pernah Tepat Waktu #hanung bramantyo #cinta sejati #refal hady #Puthut EA #Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi #tanah air