JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tiap orang pasti ingin mendapatkan jaminan kesehatan terbaik untuk diri dan keluarganya.
Di Indonesia, yang kita kenal terdapat dua jenis perlindungan kesehatan yakni BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan swasta.
Keduanya sama-sama memberikan perlindungan, tetapi mempunyai ciri yang berbeda. Lalu apa saja perbedaan BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan swasta? Berikut penjelasanya di sini:
BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan nasional yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia.
Selain itu juga, program ini memiliki tujuan yakni memberikan perlindungan kesehatan pada semua masyarakat Indonesia dengan gotong royong. Berarti peserta yang sehat membantu peserta yang sakit dengan iuran bulanan yang terjangkau.
Bagi warga Negara Indonesia, kita mungkin sudah tidak asing mengenai BPJS dan manfaatnya. Program ini menjadi pilihan dasar perlindungan kesehatan melalui iuran mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 150.000 tiap bulan, sesuai kelas yang dipilih.
BPJS Kesehatan dirancang untuk memberikan akses kesehatan yang ekonomis bagi semua masyarakat, tetapi pastinya terdapat batasan-batasan dalam pelayananya.
Berikut perbedaan BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan swasta secara terperinci:
- Kebebasan memilih layanan kesehatan
BPJS menuntut untuk mengikuti jalanya pelayanan bertahap, dimulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Ketika sakit, diharuskan ke puskesmas atau klinik yang terdaftar sebagai FKTP terlebih dahulu. Apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut, barulah kita mendapatkan rujukan ke rumah sakit.
Sedangkan berbeda dengan asuransi kesehatan swasta yang memberi keleluasaan untuk memilih. Kita dapat langsung ke dokter spesialis atau rumah sakit yang kita inginkan tanpa adanya proses rujukan.
- Fasilitas dan Kenyamanan
Dengan BPJS, kita akan memperoleh fasilitas sepadan dengan kelas yang kita pilih. Apabila ingin pindah ke kelas yang lebih tinggi, maka kita hrus membayar selisih biayanya. Selain itu juga, kita mungkin harus menunggu cukup lama sebab terdapat banyak pasien.
Sedangkan untuk asuransi kesehatan swasta memberi fasilitas yang lebih istimewa, seperti kamar perawatan VIP atau suit, tanpa perlu melakukan menaikkan kelas.
Baca Juga: Hina Honorer Pakai BPJS saat Berobat, Karyawan PT Timah Resmi Dipecat, Begini Reaksi Pedas Netizen
Kita juga akan dapat pelayanan yang lebih personal serta nyaman, terutama jadwal konsultasi yang fleksibel dengan dokter pilihan kita.
- Jangkauan Pelayanan
BPJS mempuanyai batasan dalam jangkauan pelayanan. Apabila kita berada di liar kota serta membutuhkan perawatan, prosesnya akan rumit sebab kita harus mengurus surat pengantar dari kantor BPJS setempat.
Sedangkan asuransi kesehatan swasta memungkinkan kita bisa mendapatkan perawatan di berabagai rumah sakit tertentu, bahkan di luar negeri.
- Proses Klaim dan Pelayanan
Proses klaim BPJS diperlukan beberapa tahapan administrasi yang perlu diikuti. Adakala, hal ini dapat memakan waktu serta tenaga. Selain itu juga, ketika kondisi sakit kita tentu tidak ingin direpotkan dengan urusan administrasi yang rumit.
Sedangkan asuransi kesehatan swasta memberiakan proses klaim yang lebih simple dan cepat. Banyak perusahaan asuransi yang telah menerapkan sistem cashless di rumah sakit rekanan, dengan begitu, kita tidak harus repot mengurus klaim manual.
- Cakupan perlindungan
Perbedaan BPJS Kesehatan serta asuransi swasta yakni bisa dilihat dari cakupan perlindungan. BPJS memang mencakup berbagai perawatan dasar sampai oprasi besar. Tetapi, beberapa jenis perawatan serta obat-obatan tertentu tidak masuk dalam tanggungan.
Sebaliknya untuk asuransi kesehatan swasta memberi cakupan yang lebih menyeluruh. Terutama perawatan yang tidak ditanggung BPJS. Seperti paket perlindungan sesuai kebutuhan, seperti rawat jalan, rawat inap, hingga perawatan gigi serta mata. ADINDA
Editor : Imron Arlado