JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Akhir-akhir ini media sosial digemparkan dengan kehadiran Artifical Intelligence atau AI Kungfu yang viral di TikTok. Banyak para pengguna TikTok memposting video mereka melakukan gerakan Kungfu yang ternyata dibuat dengan bantuan AI, yaitu Hailuo AI.
Aplikasi Hailuo AI ini merupakan aplikasi kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh MiniMax, perusahaan teknologi di China. Aplikasi ini merupakan platform edit video yang menggunakan AI atau kecerdasan buatan.
Platform AI ini menawarkan layanan berbasis AI, seperti pembuatan video melalui teks dan gambar, pemangkasan video otomatis, transisi yang mulus, dan kemampuan pembuatan video yang bagus.
Dengan menggunakan aplikasi Hailuo AI, pengguna cukup perlu mengunggah foto agar dapat berubah menjadi video yang diinginkan. Kualitas foto yang diunggah sangat mempengaruhi hasil akhir video, semakin tinggi kualitas foto, semakin baik juga hasil videonya.
Pengguna juga harus memberikan deskripsi singkat mengenai gerakan yang diinginkan, misalnya “kungfu, fighting, jump”, agar AI memahami instruksi dan menghasilkan video sesuai keinginan.
Banyak content creator menggunakan aplikasi Hailuo AI untuk menghibur netizen atau para pengikutnya. Video tersebut cukup menghibur warganet karena kadang video tersebut disertai dengan efek suara Kungfu dan gerakan yang epik.
Dengan mengupload foto di Hailuo AI, para pengguna dapat menciptakan video Kungfu yang tampak nyata. Para pengguna juga dapat berkreasi dengan menambah beberapa efek dan suara agar video mereka dapat viral dan banyak ditonton di TikTok.
Baca Juga: Jurnalis Mengajar Jawa Pos Radar Mojokerto, Perkuat Literasi dengan Ilmu Jurnalistik
Itulah penjelasan mengenai aplikasi Hailuo AI yang sedang tren di TikTok. Anda dapat mencoba untuk menghasilkan video yang menarik. RENO
Editor : Imron Arlado