Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kenali Rip Current, Arus Pantai yang Diam Menghangyutkan, Berikut Ciri-Ciri dan Cara Mitigasinya

Imron Arlado • Jumat, 31 Januari 2025 | 02:59 WIB

 

Kenali Rip Current, Arus Pantai yang Diam Menghangutkan, Berikut Ciri-Ciri dan Mitigasinya
Kenali Rip Current, Arus Pantai yang Diam Menghangutkan, Berikut Ciri-Ciri dan Mitigasinya

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pantai Selatan Yogyakarta memang menjadi salah satu destinasi wisata pilihan bagi pelajar yang ingin liburan. Namun, beberapa titik pantai menyimpan bahaya tersembunyi yang sering tidak disadari oleh pengunjung.

Fenomena rip current sangat berbahaya bagi para perenang. Karena arus balik laut yang kuat dapat menyeret para perenang ke tengah laut dalam hitungan detik.

Peristiwa rip current ini sering terjadi di pantai-pantai yang memiliki gelombang tinggi seperti pantai yang ada di Selatan Yogyakarta, diantaranya pantai Parangtritis, pantai Baron dan pantai Drini.

Pantai Drini dikenal sebagai salah satu pantai dengan arus rip current yang kuat. Baru-baru ini belasan pelajar SMPN 7 Mojokerto, Jawa Timur, terseret arus di area rip current pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta.

 

Kenali Rip Current, Arus Pantai yang Diam Menghangutkan, Berikut Ciri-Ciri dan Mitigasinya
Kenali Rip Current, Arus Pantai yang Diam Menghangutkan, Berikut Ciri-Ciri dan Mitigasinya

Apa Itu Rip Current?

Rip current atau arus balik laut terjadi ketika gelombang ombak yang menghantam bibir pantai kembali ke laut melalui jalur sempit di antara gelombang yang lebih tinggi. Secara sederhana, rip current adalah arus balik ombak yang kuat dari bibir pantai menujuk laut lepas.

Fenomena rip current terbentuk akibat pertemuan gelombang yang memiliki perbedaan tekanan air di permukaan laut. Gelombang yang pecah tidak merata membuat jalur air kembali ke tengah laut dengan kecepatan tinggi.

Kembalinya air yang terlihat tenang namun memiliki kecepatan tinggi membuat siapa saja dapat terseret ke tengah laut. Dalam beberapa peristiwa kecepatan pergerakan rip current dapat mencapai lebih dari 2 meter per detik.

 

Ciri-ciri Rip Current

Rip current sering tidak terdeteksi secara kasat mata, sehingga membuat pengunjung cukup kesulitan mengenali rip current ini. Berikut beberapa ciri-ciri rip current yang harus diwaspadai saat berlibur ke pantai.

 

Mitigasi Rip Current

Berikut cara-cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari jeratan rip current.

Jika sudah terjebak arus rip current, jangan panik dan jangan berenang melawan arus. Tetap tenang lalu coba untuk berenang menyamping hingga keluar dari jalur rip current. Apabila merasa tidak mampu untuk berenang, berusahalah mengapung di atas air dengan tenang dan melambaikan tangan untuk meminta pertolongan. NAILI

Editor : Imron Arlado
#pantai drini #smpn 7 kota mojokerto #gunung kidul #Gelombang #Deburan Ombak #mitigasi #rip current #Yogyakarta