Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ternyata Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Bukan Orang Sembarang, Ayahnya Juga Pernah Jadi Menteri

Imron Arlado • Selasa, 21 Januari 2025 | 01:48 WIB

 

Ternyata Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Bukan Orang Sembarang, Ayahnya Juga Pernah Jadi Menteri
Ternyata Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Bukan Orang Sembarang, Ayahnya Juga Pernah Jadi Menteri

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Satryo Soemantri Brodjonegoro, salah satu anggota kabinet dalam pemerintahan Prabowo-Gibran periode 2024-2029 yang dikenal sebagai Kabinet Merah Putih.

Belakangan ini, nama Satryo menjadi sorotan akibat adanya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh pegawai Kemendikti Saintek di depan kantornya yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Senin (20/01).

Aksi ini diperoleh dari sejumlah unggahan di media sosial X.  Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan para pegawai sebab merasa perlakuan Menteri Satryo terhadap mereka tidak adil.

Satryo Soemantri Brodjonegoro menjabat sebagai Menteri Diktisaintek pertama di Indonesia.

Ia lahir di Delft, Belanda, pada 5 Januari 1956. Satryo dikenal sebagai putra Soemantri Brodjonegoro, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 1973.

 

 

Ia merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menyelesaikan gelar Ph.D. di bidang teknik mesin University of California, Berkeley, Amerika Serikat, pada 1985.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Satryo resmi bergabung sebagai dosen di Jurusan Teknik Mesin ITB. Sebagai seorang ilmuwan, ia telah menghasilkan lebih dari 99 publikasi ilmiah.

Pada sekitar tahun 1992, ia juga pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknik Mesin di ITB.

Setelah tak lagi mengajar di ITB, Satryo diberi tugas sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada periode 1999 hingga 2007.

Pada masa kepemimpinannya, pendidikan tinggi Indonesia mengalami pembaharuan menuju arah yang lebih baik.

Tak hanya itu, Satryo juga aktif sebagai Anggota Komisi Ilmu Rekayasa di Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dan pernah menjabat sebagai Ketua AIPI pada periode 2018–2023.

Berbagai prestasi dan penghargaan yang dimiliki Satryo di antaranya, Medali Ganesha Bakti Cendekia Utama dari ITB pada Maret 2010, Bintang Tanda Jasa The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon yang diberikan oleh Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia pada 3 November 2016.

 

 

Penghargaan tersebut diberikan oleh pemerintah Jepang sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan antara kedua negara, baik di tingkat pemerintahan maupun akademik. FITRI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#akademi ilmu pengetahuan indonesia #Kabinet Merah Putih #ketua aipi #direktur jenderal pendidikan tinggi #Mendikti Saintek #institut teknologi bandung #Satryo Soemantri Brodjonegoro