JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di tengah gemuruh aksi demonstrasi yang digelar pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), kini telah beredar rekaman suara yang diduga Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro melakukan pemukulan terhadap pegawainya di rumah dinasnya di Widya Chandra.
Dalam rekaman tersebut, terdengar suara yang diduga Menteri Satryo memaki-maki seseorang yang bekerja di rumahnya karena masalah sepele. Yakni, air yang mati.
Rekaman ini juga menampilkan suara barang yang digebrak dan dilempar, serta narasi yang menyebutkan adanya pemukulan.
Aksi unjuk rasa oleh pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) semakin memanas setelah rekaman ini beredar.
Para pegawai menuntut keadilan dan memprotes tindakan arogan serta kasar yang diduga dilakukan oleh Menteri Satryo.
Sebelumnya, para pegawai menuding aksi ini sebagai puncak kemarahan pegawai sejak masuknya Satryo sebagai menteri.
Karena, tak hanya sang menteri saja yang berulah. Istrinya, Silvia Ratnawati Brodjonegoro juga ikut-ikutan dalam urusan internal kementerian.
Para pegawai menuduh adanya campur tangan Silvia dalam urusan internal kementerian. Sehingga, tak sedikit pegawai yang harus menjalankan tugasnya di luar pekerjaan resmi.
Lalu, siapa Silvia Ratnawati Brodjonegoro? Data dari berbagai sumber menyebutkan, istri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro ini menjadi sorotan dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh pegawai Kemendikti Saintek.
Satryo Brodjonegoro menikahi Silvia Ratnawati dan dari pernikahan tersebut keduanya dikarunia dua orang anak. Satu di antaranya merupakan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yakni Diantha Soemantri.
Meskipun selalu menjaga kehidupan pribadi keluarganya dari sorotan media, ternyata nama Silvia Ratnawati ikut terseret dalam isu yang berkebang di Kemendikti Saintek. Silvia Ratnawati dituduh memiliki pengaruh pribadi dalam kebijakan institusi.
Editor : Imron Arlado