Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Inilah Pangkal Persoalan Menteri Kemendikti Saintek Didemo Pegawainya Sendiri

Imron Arlado • Selasa, 21 Januari 2025 | 00:03 WIB
Silvia Ratnawati Brodjonegoro, istri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Silvia Ratnawati Brodjonegoro, istri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Silvia Ratnawati Brodjonegoro, istri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menjadi salah satu alasan munculnya unjuk rasa yang dilakukan oleh pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) pada Senin (20/1).

Para pegawai menuduh adanya campur tangan Silvia dalam urusan internal kementerian. Sehingga, tak sedikit pegawai yang harus menjalankan tugasnya di luar pekerjaan resmi.

Lalu, siapa Silvia Ratnawati Brodjonegoro? Data dari berbagai sumber menyebutkan, istri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro ini menjadi sorotan dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh pegawai Kemendikti Saintek.

 

 

Satryo Brodjonegoro menikahi Silvia Ratnawati dan dari pernikahan tersebut keduanya dikarunia dua orang anak. Satu di antaranya merupakan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yakni Diantha Soemantri.

Meskipun selalu menjaga kehidupan pribadi keluarganya dari sorotan media, ternyata nama Silvia Ratnawati ikut terseret dalam isu yang berkebang di Kemendikti Saintek. Silvia Ratnawati dituduh memiliki pengaruh pribadi dalam kebijakan institusi.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Silvia Ratnawati meskipun dari Satryo Brodjonegoro terkait adanya tuduhan tersebut.

Namun, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Khairul Munadi menegaskan saat dialog dengan jajaran pimpinan menegaskan, ia akan melakukan tindak lanjut dan mencari solusi terbaik atas berbagai dinamika yang terjadi.

’’Ke depan, Kemdikti Saintek akan melakukan tindak lanjut atas berbagai aspirasi dari pegawai. Rotasi, promosi, maupun mutasi pada masa transisi Kementerian merupakan dinamika yang bisa saja dialami oleh setiap institusi,’’ katanya.

Dalam demo kali ini, Sejumlah karangan bunga dan spanduk turut menghiasi aksi unjuk rasa tersebut. Mereka menentang Satryo lantaran diduga telah memperlakukan pegawai secara tdak adil.

Seperti; ’’Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!’’ dan "Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga’’.

Baca Juga: Proyek Bangunan Pujasera Berbentuk Kapal Majapahit Milik Pemkot Disegel Kejari Kota Mojokerto

Para pegawai pun meminta pertolongan Prabowo untuk menyelesaikan kasus ini. "Pak Presiden, selamatkan kami dari Menteri pemarah, suka main tampar dan main pecat".

 

Editor : Imron Arlado
#Silvia Ratnawati Brodjonegoro #Kemendikti Saintek #guru besar #universitas indonesia #Satryo Soemantri Brodjonegoro