JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Akhir-akhir ini dunia media sosial dihebohkan dengan informasi bahwa mengonsumsi seblak dan bakso dapat menyebabkan anemia.
Anemia ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Kasus anemia akhir-akhir ini meningkat di Karawang, Jawa Barat.
Sebanyak 33.106 remaja putri melakukan skrining kesehatan. Hasilnya ada 8.861 remaja putri terkena penyakit anemia, diantaranya yaitu 346 mengalami anemia berat, 3.268 anemia sedang, dan 5.247 anemia ringan.
Anemia ini dialami oleh kalangan remaja putri yang gemar mengonsumsi seblak. Penyebab anemia sering kali berasal dari pola makan yang tidak sehat dan tidak memperhatikan kandungan serta gizi yang ada di dalamnya.
Penjelasan Anemia
Anemia adalah kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari jumlah normal. Sel darah merah dalam tubuh memiliki peran sebagai pengirim oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Ketika tubuh kekurangan sel darah merah, maka yang terjadi adalah tubuh tidak dapat menerima oksigen dengan baik.
Hubungan Seblak dengan Anemia
Seblak dapat menyebabkan anemia bila dalam semangkuk seblak memiliki lebih banyak kandungan karbohidrat dan lemaknya, tetapi kurang protein.
Misal, dalam satu semangkuk seblak berisi kerupuk, mi, sayur, makaroni dan beberapa potongan bakso saja. Padahal, sel darah merah terbentuk karena protein hewani dan nabati sebagai bahan utama.
Meskipun ada sayuran, tapi zat besi dalam seblak tak sebanyak kalau mengonsumsi olahan sayuran asli, apalagi asupan garam yang dapat mengganggu penyerapan zat besi ke tubuh.
Baca Juga: Mengubah Gaya Hidup Menjadi Lebih Hemat dan Minimalis dengan Mengikuti Tren No Buy Challenge
Makanan beku seperti sosis dan bakso dapat menambah jumlah protein, asalkan jumlahnya cukup untuk kebutuhan protein harian.
Protein harian berkisar 1 gram per kilogram berat badan idealnya. Misal, berat badannya 55 kilogram, protein harian yang dibutuhkan 55 gram.
Selain itu, minum teh setelah makan seblak dapat menghambat penyerapan zat besi yang ada dalam bahan makanan, karena kandungan tanin pada teh.
Faktor Penyebab Anemia
Selain mengonsumsi seblak, ada juga beberapa faktor yang dapat menyebabkan anemia, sebagai berikut:
- Kekurangan zat besi, protein dan asam folat
- Kekurangan vitamin dan mineral
- Mengonsumsi obat-obatan tertentu
- Gangguan produksi sel darah merah
- Faktor genetik
- Kebiasaan gaya hidup
- Menstruasi berat
- Tubuh tidak bisa menyerap zat besi
Gejala Anemia
Berikut adalah gejala-gejala pada penyakit anemia:
- Tubuh mudah lelah
- Tampak pucat
- Sering merasa kedinginan
- Sering sakit kepala
- Sulit konsentrasi
- Sering mengantuk
- Nyeri dada
Dampak Anemia
Anemia dapat menyebabkan berbagai dampak, seperti:
- Terganggunya kesehatan reproduksi
- Kerusakan pada otak dan organ lain
- Penurunan prestasi belajar
- Penurunan produktivitas
- Penurunan daya tahan tubuh
Dengan mengetahui penjelasan, faktor, gejala, dampak anemia dan hubungan anemia dengan seblak, kita dapat berhati-hati terhadap penyakit anemia dan menjaga kesehatan dengan pola makan yang seimbang. RENO
Editor : Imron Arlado