PURI – Pemkab Mojokerto memastikan bakal membangun rumah warga yang terdampak akibat peristiwa meledaknya rumah Aipda Maryudi di Dusun/Desa Sumolawang, Kecamatan Puri. Di lain sisi pemda juga memberikan santunan terhadap keluarga korban yang ditinggal atas musibah tersebut.
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat melakukan peninjauan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, Rabu (15/1).
Didampingi Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, Gus Barra, turut berbelangsungkawa atas musibah yang menimpa warganya tersebut. Pihaknya meminta para korban dan keluarga bersabar dan tabah atas ujian ini.
’’Secara pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Mojokerto kami mengucapkan duka cita yang mendalam atas musibah ini,’’ ungkapnya.
Di sisi lain, pemkab juga menjamin perbaikan kerusakan yang ditimbulkan dalam peritiwa nahas tersebut. Selain menelan korban jiwa, sesuai asassemen, ledakan yang ditimbulkan sebelumnya juga berdampak pada kerusakan belasan rumah. Terdiri sembilan rusak ringan dan dua rusak berat.
’’Dari pemerintah Kabupaten Mojokerto akan membangun ulang kembali rumah yang terdampak, khususnya yang rusak berat. Sedangkan yang ringan-ringan akan dibantu sesuai kebutuhannya,’’ tegas bupati terpilih pada Pilkada serentak 2024.
Dalam merealisasikannya, pemda bakal memanfaatkan dana belanja tidak terduga (BTT) melalui DPRKP2. ’’Per rumah bisa mendapatkan Rp 75 juta,’’ tambahnya menegaskan.
Tak sekadar itu, dalam peninjauan tersebut Gus Barra turut memberi santunan secara pribadi dan selanjutnya dipastikan turut diikuti dari pemda. ’’Untuk yang meninggal, kita juga akan memberikan santunan,’’ tegasnya.
Sebagai penanganan darurat, Gus Barra juga menyalurkan sejumlah paket bantuan. Meliputi, beras 25 kilogram (kg), minyak goreng 1 kardus, mie goreng 10 kardus, air mineral 5 kardus. Lalu, paket peralatan masak dan makan, serta kasur.
’’Yang pasti kami pemerintah hadir di tengah masyarakat yang terdampak musibah dan ujian ini. Kita juga pastikan kebutuhan mereka terpenuhi, tercukupi dengan menyalurkan paket sembako dan perlengkapan masak dan tidur. Setidaknya ini bisa meringankan beban mereka,’’ jelasnya. (ori)
Editor : Fendy Hermansyah