Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Toko Kelontong Milik Perangkat Desa Disatroni Maling, Dompet hingga Belasan Bungkus Rokok Amblas

Martda Vadetya • Minggu, 12 Januari 2025 | 23:39 WIB

 

 

Toko Kelontong Milik Perangkat Desa Disatroni Maling, Dompet hingga Belasan Bungkus Rokok Amblas
Toko Kelontong Milik Perangkat Desa Disatroni Maling, Dompet hingga Belasan Bungkus Rokok Amblas

NGORO - Aksi pencurian di wilayah Kecamatan Ngoro kembali terjadi. Kali ini maling menyasar salah satu toko kelontong di Desa Sukoanyar. Belasan bungkus rokok hingga uang tunai senilai Rp 1 juta amblas digarong maling.

Maling menyatroni Toko Mbak Rini sekitar pukul 11.00 Sabtu (11/1). Aksi maling yang terekam kamera CCTV ini baru disadari beberapa jam setelah kejadian. "Baru sadar kalau kemalingan itu sekitar pukul 15.30. Istri saya cari dompet di atas kulkas tapi nggak ketemu. Setelah cek CCTV, ternyata benar kemalingan," ujarJainul Efendi, suami korban.

 

Perangkat Desa Sukoanyar ini menerangkan, dari rekaman CCTV pelaku tampak beraksi seorang diri. Dengan membawa tas ransel warna hitam, memakai hoodie warna merah maroon dan celana denim, pelaku tampak nyaru menjadi pembeli. Pria berusia sekitar 25 tahunan itu beraksi dengan memanfaatkan situasi di lokasi yang sedang sepi.

"Awalnya seperti mau beli. Waktu kejadian istri saya sedang menyetrika baju di dalam. Jadi nggak dengar kalau ada orang beli," bebernya. Jainul menyebut, pelaku masuk ke dalam toko dan mengambil dompet di atas kulkas. Kemudian melangkah ke meja kasir menggasak belasan bungkus rokok.

 

"Dompet itu mau buat kulakan. Isinya uang Rp 1 juta, KTP, SIM C dan ATM punya istri saya. Kalau rokok, yang hilang 14 bungkus," urai Jainul. Usia menggondol barang curian tersebut, pelaku langsung kabur ke arah utara atau Sidoarjo mengendarai motor Honda Scoopy warna hitam tanpa nopol.

Akibat pencurian ini, total kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp 1,5 juta. Peristiwa ini langsung dilaporkan ke Polsek Ngoro. "Sudah dilaporkan dan ditangani Polsek Ngoro. Kita juga ajukan supaya KTP istri saya dan dokumen lainnya diblokir dulu biar tidak disalahgunakan pelaku," tukas Jainul. (vad)

 

Editor : Imron Arlado
uang tunai kabupaten mojokerto Kecamatan Ngoro toko kelontong maling toko perangkat desa