JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Film Bayang-Bayang Anak Jahanam merupakan film bergenre horor yang mengangkat kisah dari legenda kelam desa terpencil yang dihantui dengan arwah penuh dendam.
Arwah yang dipercayai sebagai penyebab kematian tragis sejumlah penduduk, atau yang lebih akrab dikenal sebagai “Anak Jahanam”.
Film Bayang-bayang Anak Jahanam mengisahkan tentang kelahiran seorang anak yang sangat ditunggu-tunggu oleh kedua orangtuanya, yaitu Gina (Taskya Namya) dan Gani (Rizky Hanggono). Anak tersebut bernama Agni (Ali Fikry).
Ditengah kehamilannya, Gina sempat terancam akan kehilangan Agni karena anak tersebut akan lahir tanpa detak jantung. Untuk itu, Gina memutuskan untuk mengikuti ritual gaib sebuah sekte di hutan tanpa sepengetahuan sang suami.
Kehidupan mereka mulanya berjalan normal seperti kehidupan pasangan pada umumnya. Namun kebahagiaan itu berubah menjadi kegelisahan ketika mereka mulai menyadari sesuatu yang aneh pada diri Agni.
Ketika Agni genap berusia 8 tahun, ia tampak berbeda dengan teman sebayanya, Agni bersikap sangat buruk. Di lingkungan sekolahnya, ia mencelakakan temannya, bahkan menggambar hal yang membuat gurunya merasa takut dengan gambarnya yang tidak lazim, berbau kekerasan dan intimidasi.
Di usianya yang sangat muda, tak disangka ternyata ia mendapatkan energi aneh dari hal-hal yang tidak diketahui. Semakin hari, tingkah laku Agni bertambah buruk, bahkan ia sering menyebabkan kekacauan di lingkungan sekitarnya.
Karena tingkah lakunya tersebut, orang-orang sekitar pun mulai merasa takut dan menjauhi Agni.
Teror mulai menyelimuti desa tempat tinggal mereka, perilaku Agni yang semakin aneh mengakibatkan kegelisahan serta ketakutan di lingkungan sekitar.
Di suatu malam, Gani bertemu dengan orang berjubah misterius, ia mengatakan bahwa Agni bukanlah anak biasa, melainkan “Anak Jahanam” yang selalu membawa petaka di mana saja. Gani tidak mempercayai akan perkataan orang tersebut karena bagaimanapun Agni adalah darah dagingnya.
Namun, di sisi lain Gani juga khawatir dengan perkataan orang misterius yang ia temui, Ia juga merasa bahwa sang putra sangat berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Kehadiran Agni justru membuat suasana rumah terasa mencekam dengan peristiwa ganjil di luar logika.
Gani mencoba mencari tahu semuanya lewat sang istri. Ia menginterogasi Gina agar mengakui tindakan apa yang telah dia lakukan ketika menyelamatkan Agni ketika masih bayi.
Ia curiga bahwa akar dati kenakalan sang putra diakibatkan oleh ritual sesat yang mempengaruhi kepribadiannya. Akan tetapi Gani tidak menyadari jika kenakalan sang putra jika dihentikan maka akan semakin besar pula resiko yang harus dihadapi.
Karena Gani harus menghadapi sosok yang bersemayan dalam diri Agni, sosok yang berusaha untuk mencelakai ia maupun istrinya.
“Bayang-Bayang Anak Jahanam” menyajikan film horor yang penuh ketegangan dan beberapa peristiwa mencekam. Tak hanya horor, film ini juga menyuguhkan cinta dan kasih sayang orang tua yang tak terbatas meski dihadapkan dengan kenyataan yang mengerikan.
Saksikan keseruannya di seluruh bioskop Indonesia yang dijadwalkan akan tayang pada tanggal 16 Januari 2025 mendatang. DINDA
Editor : Imron Arlado