JPRM - Kecelakaan maut antara truk dan bus di ruas tol Pandaan-Malang KM 77 yang terjadi pada, Senin sore (23/12) lalu, merenggut 4 korban jiwa dan puluhan korban terluka.
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Kamarudin, mengungkapkan bahwa insiden kecelakaan ini melibatkan Bus Tirto Agung yang membawa 48 orang, serta sebuah truk jenis Wing Box.
Bus Tirto Agung sedang membawa rombongan pelajar dari SMP Islam Terpadu Darul Quran Mulia Bogor. 48 orang yang berada dalam bus tersebut, terdiri dari 40 pelajar, 6 pendamping, sopir, dan kernet.
Bus tersebut melaju dari Gunung Putri, Bogor, yang hendak menuju Kampung Inggris, Kabupaten Kediri.
Sementara, Truk jenis Wing Box itu, sedang mengangkut pakan ternak seberat 11.200 Kg.
Truk tersebut melaju dari arah Surabaya, menuju ke Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Kombes Pol Komarudin, selaku Direktur Direktorat Lalu Lintas Jatim, membeberkan bahwa truk WingBox itu sempat berhenti di ruas tol sisi kiri, dari arah Surabaya menuju Malang.
“Pada KM 77 +200 itu, kondisi jalan yang menanjak dan menikung. Pihak kami menemukan ganjalan roda truk di KM 78+50 pada posisi tanjakan. Sementara dari hasil pantauan CCTV, truk mundur tanpa adanya sopir di dalamnya,” ujar Komarudin.
Menurut hasil pemeriksaan terhadap sopir truk berinisial SW, truk Wing Box itu berhenti karena overheat dan tidak kuat menanjak. Dan posisi berhentinya truk itu, tepat berada di posisi jalan menanjak.
Dengan begitu dapat diartikan truk tersebut berada di posisi kemiringan. Truk tersebut baru mengalami masalah saat melaju di tanjakan KM 78.
Kombes Pol Komarudin juga menjelaskan bahwa dengan posisi jalan yang menikung, truk WingBox itu mundur lurus, kemudian masuk ke badan jalan dan memutar pembatas jalan kanan.
Diketahui, truk telah melaju turun (mundur) sekitar 700-800 meter. Sementara beberapa kendaraan lain yang datang dari arah belakang truk, sempat berhasil menghindar dan selamat.
Namun, sangat disayangkan, bus Tirto Agung yang mengangkut rombongan siswa datang dari arah belakang, dan berada di jalur kanan.
Bus tersebut langsung dihantam truk, hingga menyebabkan kecelakaan maut.
Dalam kecelakaan maut ini merenggut nyawa empat orang, yakni Untung Subagio (sopir bus), Ahmad Bahrur (kernet bus), Tri Subangkit Mulyana dan Iyan Mariana, keduanya merupakan pendamping siswa.
Selain korban jiwa, ada juga klasifikasi 10 orang mengalami luka berat, sementara sisanya hanya mengalami luka ringan. Mereka semua masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Malang.
Diketahui, Berikut daftar korban kecelakaan maut antara bus Tirto Agung dengan truk WingBox di KM 77+200 A Tol Surabaya - Malang:
Daftar korban luka yang dibawa ke Rumah Sakit Lawang Medika:
- Laila Syakira, 13 tahun
- Ilma Navia Putri, 13 tahun
- Raisya Zaskia Nur, 13 tahun
- Thalita OratuAin, 13 tahun
- Kinaura Arifannisa, 13 tahun
- Silmi Aghnia Fauzi, 14 tahun
- Siti Hajar Arofatus Syifa, 14 tahun
- Zilfi Maliha Rahma, 13 tahun
- Keisha Aulia Aguina, 14 tahun
- Nayaka Najlaisyah Arifa, 14 tahun
- Nadhifa, -
- Rahma Fildza Maulina, 13 tahun
- Syaira Prince Syah Aulia, 13 tahun
- Tabriz Arifah Asyari, 13 tahun
- Hyumna Nazhifa Nur Syirwa, 13 tahun
- Talitha Zahra Shakhi, -
- Kenzie Rafadhan, -
- Raihana Zahiyah, -
- Nadzila Aira, -
Daftar rombongan korban dibawa ke RSUD Lawang:
- Cilla, 13 tahun, berdomisili di Rawa Lumbu, Kota Bekasi
- Alkoni, 31 tahun, berdomisili di Serang, Banten
- Nadhifa, -, berdomisili di Bukit Hijau, Tangerang
- Firda Aulia, -, berdomisili di Serang, Banten
- Afifa Nur Aini, -, berdomisili di Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah
- Ismaini Nur, -, berdomisili di Pondok Kopi, Jakarta Timur
- Haura Lubna, -, berdomisili di Cluster Paradise III, Tangerang
- Lia, -
- Frona, -
- Syifa, -
- Suma, -
- Farras, -
- Hilma, -
- Nefertiti, -
Baca Juga: Gunung Raung Erupsi Setinggi 2.000 Meter, Ini yang Dilakukan BPBD Bondowoso Agar Warga Tetap Aman
Daftar korban yang dibawa ke RS Husada Sukorejo, Pasuruan
- Fiorenza Aruna Nafeeza, 14 tahun, berdomisili di Komplek Pondok Pucung 2, Tangerang Selatan
- Khairunnisa Afifa, 13 tahun, berdomisili di Permata Depok Regency
- Nabilla Ayyasy Azzahra, 13 tahun, berdomisili di Perum Mustika Gandaria Blok B9 No. 1, Bekasi
- Hafsa Faliha, 13 tahun, berdomisili di Puri Harapan, Bekasi
- Fathiyya Zahra Maulida, 13 tahun, berdomisili di Tangerang Cipondoh, Taman Royal 3 Cluster Edelweis 4 No. 9
- Zalfa Imania Uzhma, 13 tahun, berdomisili di Tangerang Batu Ceper, Jalan Kahahuding Blendung
Korban dibawa ke RS Prima Husada, Malang
- Qanita Naya Syach Putri, 12 tahun, warga Apartemen Kalibata City Viola 17 BD, Jakarta Selatan. Diagnosis: CF Humerus Sinistra, CF Cruris
- Sigit Winarno, 64 tahun, beralamat di Jalan Mawar Merah No. 1, Kecamatan Balen, Bojonegoro. Diagnosis: Fraktur Humerus Sinistra.
- Darinnajah, 13 tahun, berdomisili di Depok. Diagnosis: COS, Susp CF Clavicula, Susp CF Pelvic
Daftar Korban dilarikan ke RSSA Kota Malang
- Hisan Afiffah, 27 tahun, selaku Guru Fiqih, mengalami luka di wajah, kaki, dan tangan.
- Hanifa Arrauzha, 14 tahun, selaku Pelajar, mengalami luka di kaki dan tangan
- Rafa, -, Anak Ustadz Al-Qoni ( selaku ketua pelaksana acara study tour)
- X, (identitas korban selamat belum diketahui).
Baca Juga: Cegah Laka Lantas, Puluhan Sopir Bus di Kota Mojokerto Dites Urine
Sementara, Kombes Pol Komarudin membeberkan bahwa pihak Lalu Lintas Polda Jatim akan memastikan kondisi bus, kondisi truk, dan mereka akan melakukan uji KIR, dan servis terakhir. Mereka juga akan memastikan bahwa tidak ada bagian lain yang terlewatkan. YULI
Editor : Imron Arlado