JPRM – Dugaan tindak pidana penganiayaan dilakukan selebgram Chandrika Chika terhadap seorang perempuan berinisial YB yang menyebabkan korban mengalami cedera serius.
Kuasa hukum YB, Andi Bashar, menyebutkan bahwa tulang belakang atas bahu sebelah kiri dari kliennya bergeser.
Hal itu didapatkan berdasarkan visum yang sudah dilakukan YB tidak lama setelah peristiwa penganiayaan terjadi.
“Iya itu rontgen, hasil visum. Tapi ini masih proses penyelidikan (secara hukum),” kata Andi Bashar pada Jumat malam (20/12).
Kasus dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (14/12) sekitar pukul 04.30 WIB di bilangan SCBD Sudirman Jakarta Selatan.
Andi Bashar juga mengungkapkan bahwa, dalam kejadian tersebut, Chandrika Chika mengamuk YB tidak didahului dengan cekcok antara mereka.
Kedua sama-sama hendak pulang dari nightclub, tiba-tiba saja Chika mengamuk YB.
Berawal dari keduanya sama-sama sedang menunggu jemputan mobil. Chandrika Chika merasa tidak nyaman dilihat oleh Korban.
Mereka pun saling tatap-tatapan. Tak lama kemudian, Chandrika Chika melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban berinisial YB tersebut.
Andi Bashar menduga, YB terjatuh cukup keras saat dijatuhkan oleh Chandrika Chika. Bagian Bahu korban mendarat dengan cukup keras ke lantai atau ke aspal.
Chandrika Chika dan Yb sudah saling kenal satu sama lain. Hal itu diketahui sang pengacara setelah pihaknya didatangi oleh ayahanda Chandrika Chika.
“Menurut keterangan bapaknya CC, mereka pernah berteman. Sampai main ke rumah CC, tapi saya nggak tahu kapannya,” ungkap Andi Bashar.
Andi Bashar menyatakan bahwa saat ini korban masih menjalani pengobatan mandiri dan masih menggunakan alat penahan untuk bahu kiri yang tulangnya bergeser.
“Nggak, YB sudah melakukan pengobatan sendiri (rawat jalan). Jadi setelah kejadian, beberapa hari baru periksa. Awalnya sara sarankan untuk urut, tapi dia mau ke dokter, nggak berani urut. Kalau mau pulih, katanya harus operasi,” jelas Andi Bashar. Ara
Editor : Imron Arlado