JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Marisa Paredes, aktris kenamaan Spanyol dikabarkan meninggal dunia karena serangan jantung. Ia meninggal di usia 78 tahun, pada Selasa, 17 Desember 2024 lalu.
Kabar kematiannya, membuat akademi film Spanyol membeberkan bahwa negaranya telah kehilangan salah satu aktor paling ikonik. Almarhum telah dianggap sebagai seorang veteran tercinta dalam 75 lebih film.
’’Sinema Spanyol ditinggalkan tanpa salah satu artis paling ikoniknya (Marisa Paredes), yang meninggalkan karier panjang, dimana publik dapat melihatnya lebih dari 75 kali di layar lebar,” ungkap akademi itu di platform media sosial (X).
Marissa Luisa Paredes Bartolom, lahir di Madrid, Spanyol, pada 3 April 1946. Ia merupakan seorang aktor berkebangsaan Spanyol.
Semasa kecilnya, Marisa Paredes dekat dengan Teatro Espanol, seorang yang terkenal dan berusia seabad dengan kota tersebut. Dari orang tersebutlah, Marisa Paredes terinspirasi keinginannya untuk berakting.
’’Saya dilahirkan dalam profesi saya. Tetapi hal ini juga ada hubungan dengan lingkungan tempat saya tinggal (Plaza de Santa Ana). Saat itu, tepat di tengahnya ada sebuah patung indah bertuliskan ‘Penulis Drama Terkenal Pedro’ Calderon de la Barca,” ujar Marisa Paredes.
Semasa hidup, almarhum mulai berkecimpung dalam dunia seni, sejak usia 14 tahun. Dia telah berakting di lebih dari 75 judul film, sementara 6 film bersama Pedro Almodovar.
Marisa Paredes mulai debut layar lebarnya pada usia 14 tahun, ia mulai bekerjasama dengan Almodovar sejak membintangi filmnya tahun 1983, yang bertajuk Dark Habits.
Sementara, ketika tahun 2000 dan 2003, Marisa Paredes sempat menjadi presiden Akademi Seni dan Sains Film. Hingga dirinya telah berhasil dinominasikan dua kali, untuk penghargaan kehormatan film nasional Goya Spanyol, pada 2018 silam.
Semasa hidup, Marisa Paredes telah cukup banyak membintangi berbagai film yang menarik, sehingga dijuluki sebagai gadis Almodovar. Beberapa film tersebut diantaranya All About My Mother, The Flower of my Secret, High Heels, dan masih banyak lagi.
Tidak hanya itu, Marisa Paredes juga telah berakting dalam film Internasional, seperti film The Devil’s Backbone (karya Guillermo del Toro) dan Life is Beautiful (karya Roberto Benigni) 1997.
Dalam memainkan film Life is Beautiful, Marisa Paredes berhasil meraih tiga Academy Awards.
Ketika berita kematian sang bintang telah menyebar, berbagai penghormatan muncul dari tokoh-tokoh budaya dan politik terkemuka.
Antonio Banderas, selaku sahabat mendiang mengaku sangat terpukul atas kepergian Marissa Parades. “Dia meninggalkan kita terlalu cepat, sahabatku,” ujarnya.
Mantan Presiden Festival Film Cannes, Gilles Jacob mengenang “Keanggunan yang tenang, sorakan lembut yang menyalakan dengan tatapan mata pucat.”
Pedro Sanchez, selaku Perdana Menteri Spanyol, membeberkan bahwa negaranya telah kehilangan salah satu aktor penting. Marisa Paredes dianggap sebagai perempuan yang sangat peduli terhadap demokrasi dan keadilan sosial.
Perdana Menteri tersebut juga telah menegaskan bahwa kehadiran mendiang Marisa Paredes di dunia perfilman dan teater, serta komitmen mendiang terhadap demokrasi, dapat menjadi contoh bagi generasi mendatang.
Sementara, Menteri Tenaga Kerja dan Wakil Perdana menteri Yolanda Diaz mengungkapkan bahwa Marisa Paredes yang merupakan salah satu aktor terbaik di zamannya, telah tutup usia.
Yolanda Diaz juga menuturkan bahwa, mendiang Marissa adalah sosok teman yang baik. Mendiang selalu siap membantu siapapun yang perlu berbicara, dan ia juga selalu memperjuangkan tujuan yang adil.
Menurut Yolanda, ketiadaan almarhum akan menjadikan dunia sedih dan sedikit lebih gelap. Yolanda juga mengaku, bahwa dirinya akan selalu merindukan Almarhum Marisa Paredes.
Diketahui, Akademi Seni dan Sains Film, beserta orang-orang yang dekat dengan Marisa Paredes, akan memberikan penghormatan terakhir ke almarhum di Teatro Espanol pada Rabu (18/12) pagi. YULI
Editor : Imron Arlado