Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dianggap Match Penuh Lawak! Fadly Faisal Mencetak Sejarah dengan Raih Sabuk ICB International di Asia dan Byon Lightweight Boxing

Imron Arlado • Minggu, 1 Desember 2024 | 23:01 WIB
Potret santai Fadly Faisal usai berhasil meraih sabuk ICB International dan Byon Lightweight Boxing (@fadlyfsl_)
Potret santai Fadly Faisal usai berhasil meraih sabuk ICB International dan Byon Lightweight Boxing (@fadlyfsl_)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Fadly Faisal berhasil mencetak sejarah dengan memenangkan sabuk ICB (Influence Championship Boxing) International, gelar pertama di Asia, usai mengalahkan YouTuber Malaysia Aisar Khaled di ajang Byon Combat Showbiz Vol.4.

Pertandingan seru dan kontroversial itu berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta,pada 30 November 2024 lalu. Laga ini menjadi salah satu duel yang paling dinantikan, karena mempertemukan influencer ternama dari dua negara serumpun.

Kemenangan Fadly Faisal menjadi sorotan, karena dianggap lucu oleh beberapa penonton. Ada tanggapan negatif dari netizen, yang menyebutkan pertandingan ini sebagai “comedy fight”

Diketahui video pertandingan antara Fadly Faisal dan Aisar Khaled telah diunggah di Instagram oleh akun Byon Combat. Unggahan tersebut langsung viral, dengan mendapat 22 ribu likes dan 755 komentar, serta ribuan views dalam hitungan jam.

Beragam komentar netizen turut memberikan warna dalam postingan tersebut. Adapun salah satu akun yang menulis, “Curiga Aisar bukan ngincer Fuji, tapi ngincer Fadly, dipeluk mulu.” Komentar itu menunjukkan betapa interaksi mereka dianggap penuh lawak.

Meski banyak yang mengapresiasi kemenangan Fadly, laga ini juga menuai kritik. Banyak yang merasa pertandingan ini lebih seperti komedi dibandingkan pertarungan serius.

Fadly Faisal menyadari kritik terhadap kualitas pertarungan, namun ia tetap menanggapinya dengan santai. Fadly membeberkan bahwa setiap pertandingan mempunyai kesan unik.

Fadly mengungkapkan kebanggannya atas kemenangan ini dalam sebuah wawancara. ia mengatakan “Ini bukan hanya kemenangan saya, melainkan juga kemenangan untuk Indonesia.”

Laga antara Fadly Faisal (Indonesia), melawan wakil Malaysia yakni Aisar Khaled berjalan seru dan menegangkan. Kedua kubu memasuki arena tarung dengan cara unik.

Pertarungan tiga ronde ini dimulai dengan intensitas tinggi sejak awal. Pada ronde pertama menunjukkan aksi saling serang secara agresif antara kedua fighter di atas ring tinju.

Fadly Faisal nampak berapa kali memberikan serangan efektif pada ronde pertama, dimana pukulan jabnya mampu tepat sasaran.

Keduanya tidak ada yang memilih bertahan, Fadly dengan pengalaman lebih banyak, berhasil mendaratkan pukulan akurat ke Aisar. Semantara Aishar tetap menunjukkan semangat dengan terus menyerang balik.

Pada ronde kedua menjadi momen Fadly Faisal, dimana pukulannya berhasil membuat Aisar terpojok. Meskipun, teknik clinch yang digunakan Aisar mampu beberapa kali mematahkan momentum yang sangat sangat mendominasi.

Sementara pada ronde penentu, kedua petarung bermain lebih terbuka. Meski Aisar menunjukkan semangat tinggi, kelelahan mulai terlihat di akhir ronde.

Sebaliknya, pengalaman yang dimiliki Fadly menjadi faktor penentu hingga dinyatakan menang unanimous decision (UD) dari ketiga juri.

Fadly berhasil memanfaatkan pengalamannya di tiga match sebelumnya, cukup berbeda dengan Aisar yang baru melakukan latihan dua bulan sebelum laga dimulai.

Fadly Faisal menunjukkan performa konsisten sepanjang pertandingan, hal itulah yang menjadi kunci atas kemenang kakak Fuji tersebut.

Kemenangan ini membawa Fadly meraih dua gelar sekaligus, yakni sabuk ICB International dan Byon Lightweight Boxing.

“Bangga banget sudah berjuang sampai sekarang, meskipun banyak kerjaan. Rasanya berbahagia, bener-bener mau fokus dan kasih yang terbaik untuk diri gue sendiri dan buat keluarga. Gue gak ada anggap remeh Aisar, bener-bener serius dari awal.” Ujar Fadly Faisa setelah laga selesai.     YULI

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#fadly faisal #icb international #sabuk ICB #influencer internasional #gelar pertama #Aisar Khaled