JPRM – Kita semua pasti pernah merasakan sensasi mata perih hingga menangis ketika memotong bawang, entah itu dari atas dasar perintah ibu ataupun kemauan kita sendiri.
Entah bagaimana caranya, tanaman yang menjadi bumbu pokok masak tersebut bisa membuat menangis, bagaimana hal tersebut bisa terjadi?
Bawang merah memiliki senyawa yang bernama sistein sulfoksida dan juga enzim Alinase yang keberadaan mereka dipisahkan oleh penghalang yang akan hancur ketika kita memotongnya.
Akhirnya senyawa Sistein Sulfoksida dan enzim Alinase tersebut bertemu dan bereaksi yang akhirnya membentuk asam sulfenat.
Asam sulfenat yang tidak stabil akan berubah menjadi propanetiol S-oksida yang mudah menguap hingga dengan cepat mengenai mata dan menimbulkan iritasi.
Penguapan tersebut dikenal sebagai faktor Lakrimasi, di mana mat akita akan mengeluarkan air mata sebab iritasi yang membuat kita seolah-olah menangis.
Faktor lakrimasi ini juga digunakan bawang untuk bentuk pertahanan dari serangan serangga yang terdapat dalam bawah tanah.
Bagaimana cara agar kita tidak menangis saat mengiris bawang?
Banyak cara untuk mengakali agar kita tak menangis saat memotong bawang. Diantaranya ialah dengan cara memasukkan bawang ke dalam lemari es sebelum dipotong, tidak perlu terlalu lama, agar tidak menjadi lembek.
Selain itu, memakai kacamata juga dapat mencegah propanetiol S-oksida mengenai mata dan membuat iritasi.
Selain itu, merebus bawang sesaat ketika air mendidih dan memasukkannya dalam air dingin akan mengubah enzim yang akan membuat berderai air mata.
Tak hanya cara di atas tadi, mencegah menangis saat memotong bawang juga dapat dilakukan dengan cara menggunakan pisau yang tajam, menggunakan cuka, memotong dekat lilin atau kompor panas, mengupas di dekat air yang mengalir, dan mengoleskan garam pada talenan.
Meskipun bawang sering membuat mata berair ketika memotongnya, proses ini sebenarnya adalah hasil dari reaksi kimia alami yang tidak berbahaya.
Dengan memahami penyebabnya, kita bisa menemukan cara untuk mengurangi efek tersebut, seperti menggunakan pisau tajam, mendinginkan bawang sebelum dipotong, atau mengirisnya di bawah air.
Pada akhirnya, air mata yang keluar saat memotong bawang hanyalah bagian kecil dari proses menghadirkan rasa yang luar biasa ke dalam masakan. Nur Aini
Editor : Imron Arlado