Selain memastikan kelancaran proses pencoblosan, di hari penentuan ini pasangan calon juga diharapkan siap menerima hasil akhir dari pesta demokrasi.
Pernyataan itu disampaikan Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Mojokerto Kolonel Inf Batara Alex Bulo usai meninjau proses pemungutan suara di TPS 01 Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari.
Menurutnya, pelaksanaan Pilkada 2024 telah berjalan secara demokratis. Sehingga, apapun hasilnya diharapkan bisa saling diterima oleh masing-masing pasangan calon.
"Kalau menang pasti ya (menerima). Tapi kalau kalah harus terima dengan lapang dada, karena memang itu objektivitasnya. Kita sudah cek ke semuanya sangat objektif, tidak ada yang di luar ketentuan," tandasnya.
Berdasarkan hasil peninjauan, pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman dan tanpa kendala berarti.
Pada malam sebelumnya, jajaran forkopimda juga telah menyisir kesiapan TPS sekaligus berkunjung ke kediaman masing-masing pasangan calon Wali Kota Mojokerto.
"Sejak tadi malam, kita nonstop sampai dini hari. Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Mojokerto kabupaten dan kota. Karena sampai saat ini berjalan lancar," tegas dia.
Sementara itu, Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro menambahkan, selain kondusivitas, kesuksesan Pilkada 2024 juga didukung dari partisipasi masyarakat.
Menurutnya, Pemkot Mojokerto telah berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih melalui program pemberian diskon pada objek wisata, paket makan gratis, hingga lomba TPS tematik.
"Tujuannya supaya masyarakat berbondong-bondong ke TPS menggunakan hak suaranya. Karena ini adalah pesta rakyat, jadi every body must be happy," sambungnya.
Sosok yang akrab disapa Mas Pj ini menyebut, hingga siang tadi angka partisipasi masyarakat di masing-masing TPS bervariatif.
Pihaknya menyebut telah menginstruksikan camat dan lurah se-Kota Mojokerto untuk memobilisasi warganya untuk menyalurkan hak pilih mereka.
"Targetnya harus ada peningkatan dibanding Pemilu," pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah