Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengaku Tak Ada Niat Membakar, Polwan Bakar Suami di Mojokerto Ini Hanya Berusaha Menakut-nakuti Saja

Imron Arlado • Rabu, 20 November 2024 | 01:26 WIB
Mengaku Tak Ada Niat  Membakar, Polwan Bakar Suami di Mojokerto Ini Hanya Berusaha Menakut-nakuti Saja
Mengaku Tak Ada Niat Membakar, Polwan Bakar Suami di Mojokerto Ini Hanya Berusaha Menakut-nakuti Saja

JAWA POS RADAR MOJOKERTO –  Briptu Fadhilatun Nikmah, polwan berusia 28 tahun, membakar suaminya, Briptu Rian Dwi Wicaksono, yang juga seorang polisi. Namun, ia memastikan tak ada niat membakarnya.

Hal itu ditegaskan Briptu Dila – panggilan akrab Fadhilatun Nikmah – saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Mojokerto, Selasa (19/11). ’’Tidak ada niat yang mulia. Hanya menakut-nakuti saja,’’ ungkapnya sembari menangis.

Dila menjelaskan cukup detail terhadap peristiwa tragis pada Sabtu, 8 Juni 2024, di Kompleks Asrama Polres Mojokerto itu.

Dalam keterangannya, kekalutan itu muncul setelah ia memeriksa saldo rekening suaminya dan mendapati bahwa gaji ke-13 yang seharusnya senilai Rp 2,8 juta hanya tersisa Rp 800 ribu.

Dila kemudian membeli bahan bakar berupa pertalite dan menyimpannya di atas lemari teras rumah.

Dila lalu mengirim pesan ancaman kepada suaminya dan meminta Briptu Rian yang berdinas di Polres Jombang agar segera pulang.

Setelah suaminya tiba, Dila memborgol tangan kiri Briptu Rian ke tangga lipat di garasi. Ia langsung menyiram tubuh suaminya dengan bensin, dan membakar tisu yang kemudian menyambar tubuh.

’’Saya korek tisu itu jaraknya 1,5 meter dengan korban. Tisu itu tidak saya arahkan, tapi terbakarnya cepat sampai kena tangan saya dan menyambar (korban) itu," jelasnya.

Meski akhirnya sekujur tubuh Rian terbakar, ia mengaku tak berniat membakar suaminya hidup-hidup. "Sebenarnya cuma buat menakut-nakuti dan bikin kapok saja," terang Dila.

Diakuinya, Rian sempat kepanasan hingga meminta minum setelah api di tubuh korban padam.

Bukannya memberi air mineral, justru cairan pembersih lantai yang disimpan di botol bekas air mineral yang diminumkan ke Rian. Hingga korban saat itu muntah kepahitan. "Iya, saat itu saking paniknya nggak tahu kalau itu wipol. Biasanya ada air putih itu di tempat cuci piring buat anak saya sikat gigi," tegasnya.

 Baca Juga: Lebih Cantik dari Rebecca Klopper? Inilah Profil Lengkap Maudy Effrosina, Pacar Baru Fadly Faisal

Di persidangan sebelumnya terbongkar jika rumah tangga Briptu Fadhilatul Nikmah  dan Briptu Rian Dwi Wicaksono, sudah diselimuti masalah sejak awal keduanya menikah.

Benih-benih problematika perjudian dan finansial bahkan terindikasi sejak sebelum keduanya memutuskan berumah tangga.

Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan dengan menghadirkan tiga sahabat dan mantan asisten rumah tangga (ART) terdakwa dihadirkan langsung dalam persidangan sebagai saksi.

Masing-masing, Brigadir Chintia Irma Savita, Brigadir Adie Santika Pratiwi, Briptu Nia Febrianti, dan Endang. (-)

 

Editor : Imron Arlado
#polres mojokerto kota #Briptu Rian Dwi Wicaksono #polwan bakar suami #Briptu Fadhilatun Nikmah