Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dirlantas Polda Metro Jaya Meminta Maaf Terkait Penolakan Laporan Kecelakaan Aktor Lachlan Gibson yang sudah Lama Viral

Imron Arlado • Rabu, 20 November 2024 | 00:57 WIB

Lachlan Gibson bersama Dirlantas dan Wadirlantas (Instagram: @lachlangibs)
Lachlan Gibson bersama Dirlantas dan Wadirlantas (Instagram: @lachlangibs)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, meminta maaf usai viral lantaran menolak laporan polisi dari warga atas nama Lachlan Gibson terkait adanya kecelakaan lalu lintas pada 2023.

Ini juga menjadi permintaan maaf untuk aksi arogan yang dilakukan anggota polisi lalu lintas (Polantas) terhadap Lachlan Gibson.

Lachlan Gibson mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan oleh polantas di kawasan SCBD, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta selatan, pada Jumat (15/11/2024) pukul 22.10 WIB.

Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan, permintaan maaf sudah disampaikan langsung olehnya saat bertemu dengan Lachlan Gibson.

Latif pun menyampaikan apresiasi kepada Gibson karena sudah berani melayangkan kritik secara terbuka kepada Polri.

“Tentunya saya juga meminta maaf kepada yang bersangkutan dan kepada seluruh masyarakat, dan saya menyampaikan kepada masyarakat jangan takut untuk menyampaikan hal yang benar,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, Latif memastikan laporan yang disampaikan Gibson terkait ulah anggotanya akan segera diperiksa.

“Ini sedang kita periksa. Nanti kalau memang bukan laka lantas, akan kita serahkan ke Reskrim,” ujarnya.

Melalui Instagram pribadinya, @lachlangibs, Lachlan Gibson menceritakan mulanya dia sedang melintas menggunakan sepeda motor di lajur tengah.

Tiba-tiba ada mobil patroli polisi yang memotong dari kanan ke kiri. “Saya yang di jalur tengah mau lurus, saya kaget dan motor hampir slip. Alhasil, saya klakson panjang,” tulisnya.

Akan tetapi, anggota polantas yang disebut berinisial F itu tidak terima dan mengejar Lachlan Gibson.

Lachlan mengatakan, F langsung menyalakan lampu strobo pada mobil patrol tersebut. Cekcok mulut diantara keduanya pun tidak terhindarkan.

“Mulailah oknum F ini membentak-bentak saya.’Pak, tolong beri saya arahan, pencerahan, di Undang Undang mana yang mengatakan mobil dari jalur paling kanan boleh memotong ke kiri?’,” tanya LG kepada F.

Sontak, F meminta Lachlan Gibson untuk menelusuri melalui Google mengenai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009.

“Setelah itu saya difoto, motor saya difoto, dan lain-lain. Saya mau ditarik ke polda karena kesalahan dia sendiri? Bisa banget cek CCTV SCBD pada jam tersebut. Itu jelas banget,” pungkasnya.

Sempat viral juga di media sosial yang memperlihatkan Lachlan Gibson tengah meluapkan kekecewaannya karena laporan polisi atas kecelakaan yang dialaminya ditolak Polda Metro Jaya.

Luapan kekecewaan peria itu diunggah melalui akun Instagram @lbj_jakarta. Lachlan mengaku mengalami kecelakaan lalu lintas di depan Polda Metro Jaya, Sabtu (21/01/2023) dengan mobil HRV hitam.

“Dimana, saya terlindas mobil, tulang saya sampai keluar, dan itu tabrak lari, terjadi di depan Polda Metro Jaya,” ungkap Lachlan Gibson di akun Instagram @lbj_jakarta.

Atas kejadian itu, Lachlan Gibson harus menjalani perawatan selama dua bulan di rumah sakit.

Usai sembuh, ia melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Namun, petugas mengarahkan Lachlan Gibson untuk membuat laporan polisi ke Subdit Gakkum Ditlantas polda Metro Jaya.

Ia datang dengan membawa bawa bukti berupa mudflap HRV yang copot di tempat kejadian perkara usai kecelakaan lalu lintas terjadi.

“Dan Responnya, ‘wah nggak bisa Mas. Karena,E-TLE atau kamera jalanan itu datanya di-reset setiap enam jam’,” ujar Lachlan Gibson.

Oleh karena itu, Lachlan Gibson sangat kecewa dengan pernyataan oknum polisi tersebut.

“Bagian mana di sini yang masuk akal? Sebuah kamera yang dipasang untuk keamanan, datanya di-reset setiap 6 jam. Ini dikatakan seorang anggota polisi pangkat strip satu (lptu) kepada saya, pada hari itu,” tambahnya.

Kini, laporan Lachlan Gibson mengenai kecelakaannya pada 2023 lalu telah diterima oleh Polda Metro Jaya.

Ia mengakui terjadinya kesalahan prosedur saat Lachlan Gibson membuat laporan di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya pada 2023 silam.

“Ada prosedur yang salah di saya, saya akui. Jadi pada saat menerima laporan, ada yang salah di saya dan sehingga ini akan segera kita tindak lanjuti” Kata Kombes Pol Latif Usman, senin (18/11/2024).

Dalam waktu dan tempat yang berbeda, Lachlan Gibson mengucapkan terima kasih kepada Polda Metro Jaya karena telah menindaklanjuti laporannya.

“Iya udah ketemu, itu di Polda Metro Jaya tadi, dipanggil. Dari Bapak Dirlantas berterima kasih banget dengan konten aku dan berterima kasih atas keberanian aku,” kata Lachlan Gibson.

Mengenai anggota polantas yang bertindak tak pantas kepadanya di SCBD, Lachlan Gibson memastikan bahwa Polda Metro Jaya telah bergerak.

“Akan ditindaklanjuti, sekarang lagi diproses ambil footage CCTV. Kata ibu Kompol Diella, anggota sudah diarahkan ke sana dan saya lihat sendiri anggota menuju ke sana,” ungkap Lachlan Gibson.

Lachlan Gibson pun mengunggah fotonya di Instagram pribadinya saat bertemu Dirlantas dan Wadirlantas pada Senin (18/11/2024). Ara

 

Editor : Imron Arlado
#mobil patroli #anggota polantas #Lachlan Gibson #kebayoran lama #laporan polisi #ditlantas polda metro jaya