Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pengusaha Ini Bakal Menyerahkan Diri ke Polisi setelah Paksa Siswa di SMA Gloria 2 Surabaya Sujud dan Menggonggong

Imron Arlado • Jumat, 15 November 2024 | 01:27 WIB
Ivan Sugianto (hem putih) memaksa seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya meminta maaf dengan cara bersujud dan menggonggong.
Ivan Sugianto (hem putih) memaksa seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya meminta maaf dengan cara bersujud dan menggonggong.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Polisi turun tangan melakukan penyelidikan terkait kisruh di depan SMA Kristen Gloria 2 Surabaya yang sempat viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar, seorang pria yang belakangan diketahui bernama Ivan Sugianto meminta siswa SMA Kristen Gloria 2 untuk bersujud dan menggonggong.

Kisruh ini bermula dari pertandingan basket antara SMA Gloria 2 dan SMA Cita Hati, yang kemudian berlanjut menjadi ejekan di media sosial.

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi, termasuk wali murid yang terlibat dalam konflik.

Pihak sekolah juga telah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya. Polisi sedang mempertimbangkan penegakan hukum atas asas 'ultimum remedium' atau penggunaan hukum pidana sebagai langkah terakhir.

Kamis (14/11), Ivan Sugianto mengeluarkan klarifikasi atas viralnya kekisruhan tersebut. ’’Saya Ivan Sugiyanto, orang tua dari siswa berinisial E. Saya benar-benar menyesal atas kegaduhan yang telah saya perbuat,’’ katanya.

Dengan nada memelas dan mata memerah, Ivan mengaku sangat menyesal atas perbuatan yang telah menyebabkan kegaduhan tersebut.

Peristiwa ini bermula pada 21 Oktober 2024 ketika sekelompok orang yang bukan warga sekolah mendatangi SMA Gloria 2. ’’Setelah ini saya akan menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya,’’ imbuhnya.

Kronologi Lengkap

Aksi intimidasi itu diduga berawal dari ejekan salah seorang siswa SMA Kristen Gloria Surabaya kepada siswa SMA Cita Hati, yang merupakan anak dari Ivan Sugianto.

Dalam sebuah tangkapan layar chatting yang beredar, memperlihatkan percakapan dua siswa dari SMA Kristen Gloria 2 dan SMA Cita Hati.

Salah satu dari mereka mengolok-olok siswa SMA Cita Hati, yang merupakan anak Ivan Sugianto.

Siswa itu membandingkan anak Ivan dengan seekor anjing poodle.

"Saya kira kamu tahu kan apa itu poodle?" tanya salah satu siswa SMA Kristen Gloria 2.

"Saya enggak kenal kok, bro. Menurut kamu sendiri poodle itu apa?" jawab siswa dari Cita Hati.

"Anjing lucu, coba cari deh (artinya)," kata siswa SMAK Gloria 2 Surabaya, melanjutkan ledekan.

Tidak terima dengan ejekan tersebut, siswa dari Cita Hati pun memberikan balasan.

"Kamu mau disamakan dengan binatang? Iya, kamu disamakan dengan anjing, mau?" tulis dia.

Mengetahui anaknya diolok-olok seperti poodle, Ivan Sugianto jadi naik pitam. Ia merasa ejekan terhadap anaknya sudah berlebihan.

Ivan nekat mendatangi SMAK Gloria 2 Surabaya untuk melabrak siswa yang mengolok-olok anaknya.

Di sana, Ivan kemudian memaksa siswa berinisial E itu untuk meminta maaf dengan cara bersujud dan menggonggong. ’’Minta maaf, sujud. Gonggong. Menggonggong!" perintah Ivan dengan didampingi sejumlah preman.

Seorang pria berkacamata yang diduga merupakan orang tua siswa E berusaha mencegah kejadian tersebut. Namun, kekisruhan kian parah setelah Ivan mendapat penolakan itu.

Beberapa orang yang semula mengawalnya, berusaha melakukan pemukulan. (-)

Editor : Imron Arlado
#SMA Gloria 2 Surabaya #bersujud #SMA Cita Hati #Ivan Sugianto #menggonggong