Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bisnis Terancam, Ilmuwan Dibayar Pabrik Gula untuk Hasilkan Penelitian Palsu

Imron Arlado • Jumat, 8 November 2024 | 00:08 WIB
Gula menjadi penyebab munculnya berbagai jenis penyakit.
Gula menjadi penyebab munculnya berbagai jenis penyakit.

JPRM - Hingga saat ini, masyarakat mempercayai bahwa penyebab utama jantung koroner adalah lemak.

Banyak industri yang mengiklankan bahaya lemak jenuh yang dapat menyebabkan penyakit jantung hingga kematian.

Namun faktanya penyebab utama jantung koroner adalah gula. Fakta ini sudah lama ditutupi dan menyudutkan lemak sebagai penyebab utama penyakit jantung koroner.

Pada 1950-an, di Amerika terjadi kematian dengan angka yang tinggi karena penyakit jantung koroner.

Hal tersebut ditelisik oleh para ilmuwan dan melakukan penelitian terhadap segala macam asupan makanan. Seperti ditulis oleh Cristin E. Kearns, dkk, dalam jurnal JAMA Internal Medicine.

Namun, pada 1960-an, penelitian tersebut mengerucut menjadi dua arah, yakni pengidentifikasian adanya tambahan gula sebagai penyebab utama oleh John Yudkin.

Dan penelitian lain yang dilakukan oleh Ancel Keys mengidentifikasi akibat lemak jenuh secara keseluruhan sebagai penyebab utama.

Setelah penelitian tersebut menyebar, bisnis pabrik gula merasa terancam atas adanya penelitian tersebut.

Lalu, terjadilah kongkalikong tawar menawar harga antara pabrik gula Sugar Research Foundation (SRF) sekarang bernama Sugar Association (SA) dengan para ilmuwan.

Dua ilmuwan Hegsted dan McGandy serta Stare sebagai pengawas awalnya ditawar dengan uang setara $3.800 nilai sekarang.

Tapi akhirnya SRF merogoh kocek lebih banyak, hampir $50 ribu. Penyogokan itu dilakukan untuk membuat penelitian palsu yang mengerucut tentang penyebab utama terjadinya jantung koroner adalah lemak jenuh.

Akibatnya, hingga saat ini masyarakat banyak yang masih percaya bahwa penyebab utama terjadinya jantung koroner adalah lemak jenuh.

Hal ini dijadikan modus oleh industri makanan lainnya untuk memengaruhi nutrisi, seperti yang terjadi pada pabrik Coca Cola.

The New York Times mengungkapkan bahwa Coca Cola mengeluarkan uang jutaan dolar untuk membiayai penelitian-penelitian agar mengecilkan keterkaitan antara minuman bergula dengan obesitas.

Lalu akibat adanya penelitian yang mengeluarkan hasil penelitian secara tidak jujur, apakah masyarakat masih bisa mempercayai ilmuwan? Hasina Aldhea

Editor : Imron Arlado
#penelitian palsu #lemak jenuh #jantung koroner #penyakit gula #pabrik gula #coca cola