JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Gus Iqdam, pengasuh Majelis Pengajian Sabilu Taubah, menerima surat peringatan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Surat tersebut dibacakan oleh Gus Iqdam saat mengisi pengajian rutin pada Senin malam, 4 November 2024.
Surat peringatan tersebut berisi imbauan agar pengajian yang diadakan oleh Gus Iqdam tidak diiringi dengan kampanye politik yang mengarahkan kepada pasangan calon tertentu.
Panwaslu Srengat menegaskan bahwa kegiatan kampanye tidak boleh dilakukan pada malam hari sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Baca Juga: IShowSpeed Ajari Paul Pogba Bahasa Indonesia; Minggir Lu Miskin
Gus Iqdam merasa terkejut dan mempertanyakan alasan di balik surat peringatan tersebut.
Dalam siaran langsung di kanal YouTube resmi Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam menyatakan bahwa pengajiannya tidak pernah diiringi dengan kampanye politik. "Gawe kesalahan opo aku? Piye aku nek ditangkap, ngerti opo we?" ujar Gus Iqdam dengan nada kecewa.
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim A. Warits, menyatakan bahwa secara aturan, kampanye politik di malam hari dilarang, tetapi pengajian yang dilakukan oleh tokoh ulama tidak termasuk dalam larangan tersebut.
Namun, ia juga menekankan pentingnya mematuhi aturan agar tidak terjadi kebingungan di kalangan masyarakat.
Terpisah, Bawaslu Kabupaten Blitar menanggapi viralnya pengajian Gus Iqdam yang diperingatkan Panwascam Srengat.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Blitar, Jaka Wandira, menyampaikan bahwa surat imbauan disampaikan karena adanya pemberitahuan kampanye salah satu paslon gubernur Jawa Timur.
"Maka dari itu, kami mengimbau tuan rumah untuk tidak menjadikan pengajian ini sebagai bagian dari kampanye,’’ ujarnya.
’’Apalagi kegiatan ini memang sering dihadiri tokoh-tokoh penting, namun kami ingatkan agar tidak digunakan sebagai sarana politik. Sebab, Gus Iqdam bukan tim kampanye," imbuh Jaka.
Dia mengaku, sudah sering mengimbau pengajian Gus Iqdam karena sejak pemilu hingga pilkada banyak tokoh-tokoh politik ke sana.
Imbauan ini akan terus dilakukan seiring pasangan calon (paslon) berkunjung ke majelis.
Diberitakan sebelumnya, Gus Iqdam memberikan pengakuan mengejutkan dalam pengajian rutinan di Majelis Sabilu Taubah, di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. (-)
Editor : Imron Arlado