Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Takut Tapi Suka Nonton Film Horor? Ini Penjelasan Psikolog Kenapa Ketakutan Kadang Membuat Kita Senang

Imron Arlado • Sabtu, 2 November 2024 | 01:59 WIB
Mengapa rasa takut terkadang membuat kita senang?
Mengapa rasa takut terkadang membuat kita senang?

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Ketakutan adalah sebuah emosi umum yang dirasakan oleh setiap orang dan memainkan peran penting dalam evolusi kita.

Rasa takut umumnya dihindari oleh banyak orang. Namun anehnya ada situasi dimana kita sengaja mencari pengalaman yang menakutkan dan mendebarkan seperti menonton film horor, mengunjungi rumah hantu, atau menaiki wahana ekstrem.

Bahkan setiap tahunnya, banyak orang-orang yang menantikan datangnya perayaan Halloween dengan membawa tema-tema hantu yang menyeramkan.

Rasa takut memiliki dimensi psikologis kompleks yang berbeda pada setiap orang. Inilah sebabnya mengapa sebagian orang menemukan kesenangan dalam ketakutan.

Dr. Michele Bedard-Gilligan, Ph.D., seorang psikiatri dan peneliti perilaku di UW Medicine, menjelaskan bahwa rasa takut memicu reaksi yang melibatkan hormon stres dan neurotransmiter, khususnya adrenalin dan dopamin yang beredar di seluruh tubuh

Meskipun sering dipandang negatif, rasa takut dapat mengaktifkan pusat otak yang sama dengan rasa gembira. Secara psikologis, kita mungkin mengalami perasaan puas atau bahkan menang ketika sumber ketakutan itu hilang.

 

 

Menurut dosen psikologi dari Penn State, Sarah Kollat, ketika seseorang merasa terancam atau takut, kadar adrenaline dalam tubuh akan meningkat.

Namun, ketika berada dalam situasi ketakutan yang ‘dibuat-buat’, seseorang dapat dengan mudah mengendalikan rasa takutnya, seperti dengan keluar dari rumah hantu atau mematikan televisi.

Rasa takut yang dapat dikendalikan ini memberikan rasa lega setelah mengalami adrenalin yang tinggi.

Tubuh akan melepaskan neurotransmitter dopamin yang dapat memberikan perasaan senang dan lega.

Dopamin dikaitkan dengan kepuasan, kesenangan, harapan, serta pengalaman penghargaan yang dapat mengatasi ancaman seperti memenangkan kompetisi dan menaklukkan rasa takut.

Selain itu, tubuh juga akan melepaskan oksitosin atau hormon cinta, yaitu hormon yang membuat kita merasa lebih dekat dengan orang lain.

Oleh karena itu tidak heran jika banyak orang yang justru malah tertawa saat turun dari wahana ekstrem atau keluar dari rumah hantu. VILLA

 

 

Editor : Imron Arlado
#halloween #film horor #rasa takut #hormon stres #Neurotransmiter #RASA BAHAGIA