Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

23 Wilayah di Jawa Timur Ini Terancam Alami Banjir dan Puting Beliung, Begini Penjelasan BMKG

Imron Arlado • Jumat, 1 November 2024 | 23:34 WIB
HUJAN LEBAT: Pengendara motor menerobos hujan lebat di wilayah Kecamatan Mojosari, Kamis (25/4).
HUJAN LEBAT: Pengendara motor menerobos hujan lebat di wilayah Kecamatan Mojosari, Kamis (25/4).

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan bahwa akan terjadi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Jawa Timur yang berpotensi adanya bencana hidrometeorologi.

Karena itu BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada hingga Rabu, 6 November 2024 mendatang.

Menurut data BMKG, inilah sejumlah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur yang akan mengalami peningkatan intensitas cuaca ekstrem. Salah satunya memicu derasnya hujan, banjir, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Wilayah yang perlu waspada, sebagai berikut:

  1. Kabupaten Blitar
  2. Ponorogo
  3. Probolinggo
  4. Tulungagung
  5. Bangkalan
  6. Banyuwangi
  7. Bondowoso
  8. Gresik
  9. Kota Surabaya
  10. Sidoarjo
  11. Kabupaten Jember
  12. Lumajang
  13. Malang
  14. Ngawi
  15. Jombang
  16. Kediri
  17. Magetan
  18. Kota  Batu
  19. Madiun
  20. Mojokerto
  21. Pacitan
  22. Trenggalek
  23. Kota Madiun

Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk peningkatan suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang hangat, yang meningkatkan pasokan uap air di atmosfer.

“Saat ini, sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan,” ungkap BMKG dalam pernyataannya

Dan juga tinggi kelembaban udara dari lapisan bawah hingga menengah mendukung terbentuk awan-awan konvektif yang padat dan masif.

Hal ini diperparah dari adanya daerah konvergensi atau pertemuan massa udara serta gangguan gelombang atmosfer rossby, yang menciptakan kondisi ideal bagi terbentuknya awan hujan di wilayah Jawa Timur.

Gelombang Equatorial Rossby atau Rossby Ekuator adalah fenomena yang terjadi di atmosfer atau lautan yang berotasi secara berpasangan dan bergerak ke arah barat di sekitar kawasan ekuator. dikenal dengan istilah gelombang planet.

Yang terbentuk secara alami akibat rotasi planet. Memiliki gelombang yang begitu besar dan sehingga dapat merubah iklim bumi. dan gelombang ini yang menyebabkan hujan di beberapa wilayah Jawa Timur.

“Kami menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dalam sepekan ini," demikian keterangan BMKG.

“BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan," katanya.

BMKG mengingatkan agar daerah yang tersebut di atas ini perlu waspada dan berhati-hati dan juga waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem-ekstrem lainya.

“Selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website kami, dan informasi peringatan dini tiga harian dan peringatan dini dua hingga tiga jam ke depan yang selalu kami bagikan melalui website BMKG Juanda," pungkasnya. MAHESTI P

Editor : Imron Arlado
#pnorogo jawa timur #ngawi #jombang #banjir #tanah longsor #banyuwangi #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #hujan deras #blitar #madiun #BMKG #Jawa Timur #puting beliung