Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Berkaitan Dengan Otak Manusia, Inilah Fenomena dan Arti Jam Koma yang Viral di Kalangan Gen Z

Imron Arlado • Rabu, 23 Oktober 2024 | 22:51 WIB
Istilah Jam Koma tengah menjadi tren di kalangan Gen Z.
Istilah Jam Koma tengah menjadi tren di kalangan Gen Z.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Istilah Jam Koma telah menjadi perbincangan unik di berbagai platform media sosial, terutama di kalangan Gen Z.

Fenomena jam koma ini telah menunjukkan kebiasaan generasi muda yang memiliki hubungan unik dengan waktu dan kebiasaan multitasking.

Sebutan jam koma digunakan oleh para Generasi Z karena kondisi ini membuat seseorang ibarat berada dalam keadaan setengah sadar, seperti koma.

Jam koma merujuk pada suatu keadaan dimana seseorang tiba-tiba kehilangan fokus atau seperti hilang kesadaran di tengah aktivitasnya.

Penyebab hal tersebut sangat beragam, mulai dari kurangnya kesadaran penuh, hingga pola hidup yang tidak seimbang.

Fenomena tersebut sering terjadi dalam beberapa waktu krusial, biasanya berkisar antara pukul 12.00-15.00.

Waktu ini menjadi periode rentan dimana kondisi otak mulai mengalami kelelahan mental setelah bekerja keras dari pagi, dan tubuh juga mulai menuntut untuk beristirahat.

Tidak hanya itu, fenomena ini juga dapat terjadi setelah pukul 19.00 malam, Dimana banyak orang yang sudah mulai kelelahan, kehilangan konsentrasi, sering melakukan kesalahan kecil, bahkan tidak nyambung jika diajak berbicara.

Generasi Z, dikenal sangat adaptif terhadap teknologi dan memiliki multitasking yang tinggi, seringkali terjebak dalam pola kerja dan belajar yang intens.

Pola hidup tersebut dapat membuat mereka merasa lebih cepat lelah mental, yang akhirnya berujung mengalami periode jam koma.

Secara biologis, otak manusia memiliki siklus alami yang disebut ritme sirkadian, yakni jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun (beraktivitas).

Nah, dalam ritme ini ada dua periode kelelahan alami, dimana periode pertama yakni waktu malam hari ketika kita tidur. Yang kedua kelelahan yang rawan terjadi saat siang hingga sore hari, tepat saat banyak orang mengalami jam koma.

Selama mengalami jam koma, sebetulnya tubuh sedang mengirim sinyal bahwa tubuh butuh beristirahat.

Peristiwa jam koma ini viral setelah menyebarnya video yang menunjukkan momen di mana seseorang tampak tidak fokus ketika melakukan aktivitasnya di tempat umum.

Salah satu video yang berhasil menarik perhatian netizen yakni, adanya kejadian seseorang sedang menarik uang tunai di ATM, tetapi ia meninggalkannya begitu saja hingga uang tersebut berjatuhan di lantai.

Sejak saat itu cukup banyak warga internet yang ikut membagikan pengalaman serupa, hingga menjadi sebuah tren unik.

Fenomena ini menjadi menarik untuk diperbincangkan meskipun sebetulnya bukan hal baru. Generasi Z telah berhasil menciptakan istilah baru dan membawa tren ini ke berbagai media sosial.        YULI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#generasi z #siklus tidur #hilang kesadaran #Jam koma #Gen Z #otak manusia