Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Inilah Penyebab Jam Koma di Kalangan Gen Z, Simak Cara Menanganinya

Imron Arlado • Rabu, 23 Oktober 2024 | 22:36 WIB
Inilah Penyebab Jam Koma di Kalangan Gen Z, Simak Cara Menanganinya
Inilah Penyebab Jam Koma di Kalangan Gen Z, Simak Cara Menanganinya

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Jam Koma merupakan istilah baru yang sedang populer di kalangan Gen Z.

Istilah ini mengacu pada kebiasaan remaja dan dewasa muda mengalami penurunan energi atau kelelahan ekstrem pada jam-jam tertentu dalam sehari.

Biasanya terjadi pada sore hingga malam hari saat mereka merasa benar-benar kehabisan tenaga.

Fenomena ini sering diperbincangkan di media sosial terutama di platform seperti TikTok dan X, di mana banyak pengguna yang berbagi pengalaman koma mereka.

Sebenarnya apa yang memicu Fenomena ini di antara Gen Z?

  1. Kurang Tidur

Banyak Gen Z yang memiliki kebiasaan begadang, baik untuk urusan sekolah, pekerjaan, maupun hiburan seperti menonton video atau bermain game.

Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang cukup, yang menyebabkan rasa lelah muncul di jam-jam kritis di siang atau malam hari.

  1. Dunia yang Semakin Digital

Karena hal ini Gen Z mendapat tekanan untuk terus terkoneksi dan produktif secara digital sepanjang waktu.

Media sosial menambah lapisan stres baru karena adanya ekspektasi sosial dan citra diri yang terus-menerus dipantau.

Ini dapat menyebabkan kelelahan secara mental dan jam koma sebagai bentuk kelelahan yang berkepanjangan.

  1. Kelelahan Mental dari Aktivitas Digital

Kebanyakan Gen Z tumbuh dengan teknologi dan media sosial dan sangat terpengaruh pada informasi digital hampir setiap saat.

Pengguna menggunakan smartphone dan komputer, serta interaksi terus-menerus di dunia maya dapat menyebabkan kelelahan kognitif maupun fisik.

Penurunan energi di tengah hari sering kali disebabkan oleh overload informasi yang mempengaruhi tingkat konsentrasi mereka.

  1. Konsumsi Makanan yang Kurang Sehat

Gen Z cenderung mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula dan kafein, terutama dalam bentuk minuman energi atau kopi.

Efek kafein dan gula yang dikonsumsi di pagi hari biasanya akan menurun drastis setelah beberapa jam yang menyebabkan munculnya rasa lelah yang drastis.

Fenomena ini tidak hanya memengaruhi produktivitas, tetapi juga kesehatan mental dan fisik Gen Z.

Stress jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti gangguan tidur, kecemasan, bahkan depresi.

Lalu bagaimana cara menangani Jam Koma ini?

  1. Mengatur Rutinitas Harian dengan Waktu yang Terjadwal

Sangat penting untuk mempertahankan pola tidur yang sehat dan memastikan bahwa tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup, seperti 7 hingga 8 jam setiap malam.

  1. Power Napping

Tidur singkat selama 15 menit hingga 30 menit menjadi salah satu solusi yang paling mudah dan telah terbukti efektif untuk meningkatkan fokus maupun energi.

Penelitian menunjukkan bahwa ini dapat mengisi kembali energi tubuh, meningkatkan daya ingat, konsentrasi, suasana hati, menurunkan tekanan darah, memperbaiki otot dan jaringan, hingga meningkatkan produktivitas.

  1. Hindari Kelelahan dan Stress

Paparan terus-menerus oleh media sosial dan gadget juga mengganggu pola tidur karena tubuh terus beraktivitas dan produktif.

Akibatnya, tubuh menjadi lelah dan pikiran menjadi stres.

 

  1. Jaga Pola Makan dan Olahraga Teratur

Lebih baik jika diseimbangkan dengan membatasi gula dan kafein, serta olahraga teratur untuk meningkatkan energy dan mengurangi kelelahan di siang hari.

Fenomena Jam Koma menjadi cermin dari tantangan keseharian Gen Z dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan digital dan kesehatan fisik serta mental.

Memahami pentingnya istirahat dan pemulihan adalah jalan aga Gen Z tetap produktif dan sehat di era digital ini. Ara

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#kurang tidur #istilah kata #stres #penyebab #Jam koma #Gen Z #kesehatan mental