Korban yang mengendarai sepeda ontel terpental setelah diseruduk dari belakang.
Jasad korban saat ini berada di kamar jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Laki-laki berusia sekitar 70 tahun itu tewas seketika akibat luka parah di bagian kepala. Jasadnya tersungkur di tepi jalan sisi barat tepat depan gapura Lingkungan Keboan.
Kecelakaan sekitar pukul 19.00 ini dialami korban saat mengayuh sepeda dari selatan atau arah Jombang.
Korban yang berhenti di bahu jalan diseruduk mobil boks Isuzu nopol AG 8689 AM yang disopiri Taufiq Widodo dari arah sama.
"Korban gak kelihatan karena pakai sepeda ontel dan kondisinya gelap," kata Taufiq di lokasi.
Menurutnya, korban berhenti karena hendak menyeberang ke kanan atau masuk gang Lingkungan Gunung Gedangan.
Taufiq semula melaju di jalur cepat, namun beralih ke jalur lambat karena truk tronton di depannya melambat.
"Tronton ini menghindari sepeda motor di tengah yang mau menyeberang ke kanan juga," imbuh dia.
Saat itulah, mobil boks yang dikemudikannya menyeruduk sepeda korban. Bekas benturan tampak pada bemper sisi kiri.
Sementara itu, tubuh korban terpental sekitar 5 meter sedang sepedanya terlempar lebih jauh lagi.
Di lokasi, terdapat batu dengan bercak darah diduga milik lansia yang tak membawa kartu identitas itu.
"Saya sebetulnya (melaju) pelan, sekitar (kecepatan) 50 (kilometer per jam," ungkap dia.
Kecelakaan ini tengah ditangani Unitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota.
Sepeda ontel korban serta mobil boks sudah diamankan, sementara pengemudi truk telah dimintai keterangan.
"Ini masih kami olah TKP, korban dibawa ke rumah sakit umum," kata Kanitlaka Ipda Sujito di lokasi. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah