Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Puluhan Biksu Jalani Tradisi Pindapatta di Kota Mojokerto

Sofan Kurniawan • Minggu, 20 Oktober 2024 | 18:01 WIB

Keluarga umat budha berderma kepada para Biksu saat pindapatta di Magersari Kota Mojokerto, Minggu (20/10).
Keluarga umat budha berderma kepada para Biksu saat pindapatta di Magersari Kota Mojokerto, Minggu (20/10).
KOTA - Puluhan biksu melakukan tradisi pindapatta di Kota Mojokerto pada Minggu, 20 Oktober 2024.

Tradisi ini dimulai dari halaman wihara Tantular Sugita Wilwatikta Budhayana Center di Jalan Jokotole pada pagi hari selepas subuh.

Para biksu berjalan tanpa alas kaki mengitari jalan Jokotole-Perumahan Magersari hingga kembali ke wihara, dengan jarak tempuh kurang lebih dua kilometer.

Umat Muslim turut berderma kepada biksu saat prosesi pindapatta di Magersari Kota Mojokerto, Minggu (20/10).
Umat Muslim turut berderma kepada biksu saat prosesi pindapatta di Magersari Kota Mojokerto, Minggu (20/10).

Bante Nyana Sila Terra, pimpinan umat Budha setempat menjelaskan, acara pindapatta dilakukan selepas para biksu melakukan retret selama tiga bulan di Hutan Lorokan Sendi Pacet Mojokerto.

Pada masa tiga bulan itu, para biksu ditempa secara rohani dan menyempurnakan ajaran Budha.

Setelah ritus retret selesai dilakukan, para biksu melaksanakan pindapatta dan dilanjutkan dengan perayaan Kathina.

Saat pindapatta berlangsung, tak hanya umat Budha yang memberi derma.

Para Biksu melakukan prosesi pindapatta di Magersari Mota Mojomerto, Minggu (20/10).
Para Biksu melakukan prosesi pindapatta di Magersari Mota Mojomerto, Minggu (20/10).

Pemberian makanan juga diberikan oleh masyarakat sekitar Kelurahan Magersari, baik umat Budha, Islam, Nasrani, dan siapapun yang melihat para biksu tersebut.

Masyarakat tersebut menyiapkan makanan dan memasukkannya ke dalam patta atau mangkuk besar sebagai wadah makanan.

Hasil derma itulah yang nantinya akan digunakan para biksu untuk makan.

Arif, salah satu warga Magersari, menuturkan bahwa upacara keagamaan seperti ini kerap dilakukan di wilayahnya.

"Keberagaman dan kerukunan terlihat di kota kecil Mojokerto," ungkapnya. (fan/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#biksu #kota #wihara #tradisi #mojokerto