Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Google Maps Bahrain Diserang AFC Mafia setelah Pertandingan Kontroversial. Begini Penampakannya Sekarang

Imron Arlado • Senin, 14 Oktober 2024 | 23:37 WIB
Google Maps Bahrain Diserang AFC Mafia setelah Pertandingan Kontroversial. Begini Penampakannya Sekarang
Google Maps Bahrain Diserang AFC Mafia setelah Pertandingan Kontroversial. Begini Penampakannya Sekarang

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Puluhan titik di wilayah Bahrain tiba-tiba diberi nama ’’AFC Mafia’’ di Google Maps. Tagging ini mulai ramai enjadi perbincangan warganet sejak pertandingan kontroversial antara Timnas Indonesia dan Bahrain.

Setelah pertandingan kontroversial antara Timnas Indonesia dan Bahrain pada 10 Oktober 2024 di Stadion Nasional Bahrain, warganet Indonesia merasa kecewa dengan keputusan wasit Ahmed Al-Kaf yang dinilai berpihak pada Bahrain dan merugikan Indonesia.

Wasit Ahmed memutuskan untuk memberikan waktu tambahan (injury time) yang lebih lama dari peraturan yang berlaku. Akibatnya, Bahrain mencetak gol selama tambahan waktu tersebut dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Tagar #AFCMafia digunakan oleh warganet sebagai bentuk protes atas dugaan kecurangan dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Indonesia dan Bahrain.

Warganet menilai wasit Ahmed Al-Kaf merupakan bagian dari "mafia" di tubuh Asian Football Confederation (AFC), yang diduga memengaruhi hasil pertandingan.

Beberapa tempat dan jalan di Bahrain tiba-tiba berubah nama di Google Maps menjadi ’’AFC Mafia’’. Contohnya, Soup Kitchen diubah namanya menjadi "AFC Mafia Fullus," dan beberapa nama jalan serta tempat umum lainnya juga mengalami perubahan serupa.

Peta digital Bahrain berubah drastis setelah serangan siber dari penggemar di Indonesia. Semua nama wilayah diubah menjadi AFC Mafia" sebagai bentuk protes.

Penggantian nama peta di Negara yang memiliki luas 786 kilometer persegi ini cukup massif. Terhitung sudah puluhan nama tempat yang diganti.

Aksi ini menunjukkan betapa antusiasnya penggemar sepak bola dan betapa kuat dampak sosial media dalam menyuarakan ketidakpuasan.

Sebelumnya, pertandingan antara Bahrain dan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berlangsung dengan penuh ketegangan dan drama.

Pertandingan yang digelar di Bahrain National Stadium Kamis, 10 Oktober 2024 itu berlangsung sangat kontroversial.

Bahrain mencetak gol pada menit ke-14 melalui Mohamed Mahroon. Gol ini berasal dari eksekusi tendangan bebas yang berhasil membobol gawang Indonesia.

Timnas Indonesia berhasil menyamakan kedudukan di awal injury time babak pertama. Ragnar Oratmangoen sukses menjebol gawang Bahrain setelah mendapat bola muntah di kotak penalti.

Di menit ke-75, Rafael Struick mencetak gol kedua untuk Indonesia. Struick melepaskan tembakan jarak jauh yang melengkung dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk Garuda.

Namun, drama belum berakhir. Pada detik-detik akhir pertandingan, Bahrain menyamakan kedudukan melalui gol kedua Mohamed Mahroon, yang berasal dari situasi sepak pojok. (-)

Editor : Imron Arlado
#kontroversial #Ahmed Al Kaf #bahrain #google maps #AFC Mafia #bahrain vs indonesia