JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Film Home Sweet Loan kini tengah ramai dibicarakan karena mengisahkan tentang kehidupan anak bungsu yang harus menanggung semua kebutuhan keluarganya.
Fenomena tersebut disebut juga sebagai sandwich generation, yaitu seseorang yang memiliki tanggung jawab finansial ganda karena harus membiayai generasi di atas dan di bawah mereka, sekaligus kebutuhannya sendiri.
Perjuangan Kaluna di film Home Sweet Loan menggambarkan tentang kesulitan yang dihadapinya sebagai Sandwich Generation yang sering merasa terbebani. Banyak penonton yang dibuat salut sekaligus bangga atas keberhasilan Kaluna dalam mencapai impiannya untuk memiliki rumah sendiri.
Berada dalam kondisi seperti ini memang tidak mudah. Namun, ada beberapa tips efektif yang dapat dilakukan sandwich generation untuk mengatur keuangan dengan tepat, yaitu sebagai berikut:
- Membuat anggaran keuangan
Seorang sandwich generation harus bisa mengatur keuangan dengan bijak dan cermat. Membuat anggaran keuangan adalah cara yang paling efisien untuk memantau semua pendapatan, pengeluaran, tabungan, dan utang.
Catat semua pengeluaran untuk membantu tracking keuangan yang telah digunakan. Dengan begitu kamu akan mengetahui apakah pengelolaan uang tersebut sudah baik atau belum. Saat ini juga sudah banyak aplikasi atau alat keuangan online yang bisa digunakan untuk memantau pengeluaran dan mengelola anggaran.
- Tentukan prioritas utama
Langkah awal yang sangat penting adalah memahami perbedaan antara kebutuhan pokok dan keinginan. Utamakan kebutuhan sehari-hari terlebih dahulu seperti belanja bulanan, pendidikan anak, dan biaya perawatan orang tua. Hindari kebutuhan yang bersifat tersier dan kurangi gaya hidup konsumtif.
- Tambah sumber pendapatan
Kenaikan biaya hidup biasanya lebih cepat dibandingkan dengan kenaikan gaji. Oleh karena itu, jika memungkinkan carilah sumber pendapatan yang lain untuk meningkatkan stabilitas keuangan. Kamu bisa mencoba bisnis online, freelance, ataupun investasi.
- Siapkan dana darurat
Dana darurat ini bisa digunakan pada situasi yang mendesak dan tak terduga. Misalnya dapat digunakan saat sakit, terdapat kerusakan rumah, bahkan ketika kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba.
Dana darurat ini dapat membantu mengurangi risiko dari berbagai kendala yang terjadi. Apabila dana tersebut sudah pernah terpakai, isilah kembali tabungan dana daruratmu untuk antisipasi penggunaan selanjutnya.
- Membatasi utang dan segera melunasinya
Memiliki sedikit utang dan segera melunasinya akan membuat perasaan lebih tenang dan bebas. Strategi yang tepat untuk melunasi hutang yaitu memprioritaskan utang dengan suku bunga yang lebih tinggi terlebih dahulu. Dengan tidak adanya hutang, kamu bisa mengalokasikan kembali dana yang ada untuk tabungan atau kebutuhan lainnya.
- Komunikasikan dengan keluarga
Sebagai sandwich generation, mengkomunikasikan kondisi keuangan dengan keluarga sangatlah penting. Komunikasi ini perlu dilakukan agar keluargamu bisa lebih mengerti dan dapat mengira-ngira kebutuhan mana yang lebih penting.
Berdiskusi dengan keluarga juga dapat menjadi solusi untuk menemukan jalan tengah agar keputusan yang diambil bisa disepakati bersama. Hal ini juga dapat memberikan ketenangan pada diri sendiri karena tidak terlalu terbebani secara mental.
Itulah beberapa tips yang dapat digunakan sebagai referensi dalam mengatur keuangan sebagai sandwich generation. Setidaknya beberapa tips tersebut dapat membantu mengurangi stres keuangan yang sedang dialami dan dapat memutus rantai sandwich generation dalam keluarga.
VILLA
Editor : Imron Arlado