Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kepribadian Paling Langka di Dunia dan Sangat Sulit Didekati, Inilah Kepribadian  INFJ

Imron Arlado • Kamis, 3 Oktober 2024 | 23:49 WIB

 

Terdapat 16 tipe kepribadian berdasarkan tes MBTI, salah satunya adalah INFJ (Introverted, Intuitive, Feeling, and Judging)
Terdapat 16 tipe kepribadian berdasarkan tes MBTI, salah satunya adalah INFJ (Introverted, Intuitive, Feeling, and Judging)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Untuk mengenali kepribadian seseorang, membutuhkan proses psikotest. Tes ini dikhususkan untuk mengungkap kepribadian diri.

Salah satu psikotest yang saat ini sedang ramai digunakan ialah MBTI. MBTI merupakan psikotes yang dikembangkan ibu dan anak Briggs Myers pada tahun 1940-an.

Terdapat 16 tipe kepribadian berdasarkan tes MBTI, salah satunya adalah INFJ (Introverted, Intuitive, Feeling, and Judging). Kepribadian INFJ merupakan kepribadian paling langka, karena hanya mencakup 2 persen populasi dunia.

Seperti umumnya introvert, orang dengan kepribadian ini cenderung suka menyendiri. Meski begitu, orang dengan kepribadian ini memiliki rasa kemanusiaan yang cukup tinggi.

Karena hal itu, tak heran orang dengan kepribadian ini seringkali dijuluki sebagai The Advocate atau si Penasihat karena ketulusan dan kebijakannya dalam menolong sesama.

Sayangnya, orang dengan kepribadian INFJ sering dianggap sebagai orang yang sombong, aneh dan sulit didekati. Berikut lima alasan orang INFJ sulit didekati:

  1. Suka Menyendiri

Sebagai golongan dari orang introvert, orang dengan kepribadian INFJ ini juga suka menyendiri. Hal tersebut dilakukan bukan karena mereka anti sosial, melainkan untuk mengisi ulang energi.

Kehidupan sosial yang padat dan terdapat banyak orang ternyata menjadikan mereka kelelahan. Untuk megatasi rasa lelah itu, mereka akan menarik diri dari keramaian. Karena hal tersebut, sulit bagi orang asing masuk ke dalam kehidupan mereka.

  1. Idealis dan Perfeksionis

Seseorang dengan kepribadian INFJ biasanya cenderung idealis dan perfeksionis. Level standar bagi seorang INFJ terkadang dianggap terlalu ketinggian bagi orang lain. Dan ini berlaku untuk segala hal, termasuk dalam membangun sebuah hubungan.

Seorang INFJ tergolong orang yang mendalami suatu hubungan. Mereka tidak ingin memiliki hubungan hanya sekadar untuk bersenang-senang.

  1. Sulit Memulai Percakapan

Orang INFJ memang sangat tepak dijadikan tempat bercerita, karena mereka termasuk pendengar yang baik. Namun, di sisi lain, mereka sulit memulai percakapan dengan orang lain, apalagi dalam suatu kelompok besar.

Mereka cenderung suka mengobrol mendalam antar personal secara dua arah. Orang dengan kepribadian ini tidak lihai dalam berbasa-basi.

Jika dalam suatu kelompok besar INFJ hanya diam saja, sebenarnya mereka sedang mengamati lawan bicaranya.

Memang terkesan sulit untuk berbicara dengan orang INFJ, namun jika kamu berhasil mengajaknya berbicara, mereka akan jadi teman ngobrol yang seru.

  1. Menuntut Kepekaan yang Setara

Orang dengan kepribadian INFJ memiliki kadar kepekaan yang tinggi. Oleh karenanya, mereka ingin menuntut kepekaan yang setara kepada orang lain yang mencoba mendekatinya, seperti halnya kepekaannya terhadap orang tersebut.

Namun, tidak semua orang mampu memiliki kepekaa tinggi terhadap orang lain, apalagi pada segi emosional.

Karena hal ini, orang INFJ akhirnya sulit menemukan teman yang sefrekuensi, ditambah dengan karakter mereka yang sulit mengutarakan apa yang diinginkan karena ketakutan akan melukai perasaan orang lain.

Dan hal itu bukanlah kabar baik, karena emosi yang dipendam bisa jadi bom sewaktu-waktu.

  1. Perasaan yang Sensitif

Orang dengan kepribadian INFJ adalah seorang perasa yang akut. Karena perasaannya yang  mudah sensitif, INFJ menjadi pribadi yang mudah stres dan anti-kritik. Oleh karenanya, ia cenderung pilih-pilih teman yang sekiranya dapat memperlakukan mereka sama baiknya dengan perlakuannya.

Karena perasaan yang sensitif ini, INFJ sulit memaafkan hal-hal yang menyakitinya, dengan alasan apapun. Karena itu, sulit bagi orang lain untuk mendekati kepribadian ini. Hasina Aldhea

Editor : Imron Arlado
#Briggs #feeling #idealis #Introvert #populasi dunia #Kepribadian seseorang #karakter seseorang #intuitif #MBTI #perfeksionis #INFJ #The Advocate