Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mitos dan Misteri Gunung Anjasmoro, Inilah Kisah Legendaris dan Pengalaman Pendaki

Imron Arlado • Senin, 30 September 2024 | 01:19 WIB
PEMANTAUAN: Petugas gabungan memantau perkembangan situasi karhutla gugusan Gunung Anjasmoro di wilayah Kabupaten Mojokerto.
PEMANTAUAN: Petugas gabungan memantau perkembangan situasi karhutla gugusan Gunung Anjasmoro di wilayah Kabupaten Mojokerto.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gunung Anjasmoro, terletak di Provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu destinasi pendakian yang paling menarik di Indonesia.

Selain keindahan alamnya yang luar biasa, gunung ini juga kaya akan mitos dan misteri yang telah beredar di masyarakat luas. Berikut adalah beberapa kisah legendaris dan pengalaman pendaki yang menambahkan keunikan Gunung Anjasmoro.

Menurut mitos yang berkembang di masyarakat Jawa, Gunung Benteng Cinta diyakini sebagai tempat tinggal para dewa dan roh halus. Konon, gunung ini merupakan tempat pertapaan bagi para ksatria kerajaan Kediri pada abad ke-11 Masehi.

Beberapa versi cerita bahkan menyebutkan bahwa Gunung Benteng Cinta adalah tempat peristirahatan terakhir bagi para raja-raja kuno Jawa.

Gunung Anjasmoro memiliki kisah legendaris yang terkait dengan Putri Ayu, seorang putri dari kerajaan Majapahit. Menurut cerita, Putri Ayu adalah seorang tokoh legendaris yang cantik jelita dan berjiwa agung.

Nama Putri Ayu kemudian diabadikan menjadi nama gunung ini sebagai penghormatan atas keagungannya dan keteladanan yang ditinggalkannya.

Pendakian Gunung Anjasmoro seringkali diwarnai dengan pengalaman misterius. Banyak pendaki yang melaporkan tentang keanehan yang dialami selama pendakian.

Misalnya, beberapa pendaki telah melaporkan tentang kehadiran "Mbok-mbok" atau Ibu-ibu mistis yang melintasi jalur pendakian. Hal ini telah membuat beberapa pendaki merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk berhenti pendakian.

Salah satu misteri yang paling menarik adalah hutan keramat yang disebut "Alas Roro Kromo". Banyak pendaki yang telah tersesat di hutan ini dan melaporkan tentang suasana yang tidak biasa.

Suasana yang gelap dan kabut tipis, serta kehadiran suara-suara aneh, telah membuat beberapa pendaki merasa tidak nyaman. Bahkan, beberapa pendaki telah melaporkan tentang desa yang terkutuk bernama "Desa Mahkota Prabu" yang terletak di dekat hutan keramat ini.

Warga setempat meyakini bahwa barang siapa yang memasuki desa ini dan tidak keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan ia akan tinggal selamanya di sana.

Puncak Gunung Anjasmoro juga memiliki misteri yang menarik. Di puncak ini terdapat puing logam berkarat yang merupakan sisa-sisa kecelakaan pesawat yang terjadi pada tahun 1964.

Menurut penduduk setempat, kecelakaan ini disebabkan oleh gangguan sinyal dari suara gamelan mistis yang terdengar di sana. Bahkan, ada dua batu plakat di sana yang disinyalir merupakan makam bayi dari kecelakaan pesawat tersebut.

Jalur pendakian Gunung Anjasmoro dimulai dari pos kancil yang dikenal sebagai "Pos Satu". Pemandangan di awal jalur ini berupa semak belukar, kebun cengkeh, dan kopi milik warga, serta pohon durian.

Tanjakan di awal jalur ini cukup terjal dan disebut dengan "Tanjakan Mbok" karena sering ada Mbok-mbok atau Ibu-ibu mistis yang melintasi jalur ini. Pemandangan di atas semakin indah dan panorama alam yang memesona mulai tampak di pos 2 dan 3.

Di pos 4, pemandangan sangat memukau dengan punggung gunung yang terlihat berlekuk-lekuk. Puncak Bayangan dan Puncak Cemorosewu merupakan puncak tertinggi yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa.

Dengan keindahan alam dan kisah legendaris yang kaya, Gunung Anjasmoro menjadi destinasi pendakian yang tidak hanya menantang tetapi juga menarik bagi para pendaki. Meskipun ada misteri dan keanehan yang dialami, keindahan Gunung Anjasmoro tetaplah menarik. RIZQI

Editor : Imron Arlado
#Gunung Anjasmoro #destinasi pendakian #kabupaten mojokerto #mitos gunung #Jawa Timur #kisah legendaris #misteri gunung anjasmoro