Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pembukaan Porsadin VI Jatim, Gelar Tari Kolosal Nusantara, Libatkan 1.000 Santri

Indah Oceananda • Minggu, 29 September 2024 | 17:29 WIB

Photo
Photo
MOJOKERTO - Pembukaan Porsadin VI Jatim yang berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging Kabupaten Mojokerto Jumat 27 September 2024 berlangsung meriah dan speKtakuler.

Sebagai tuan rumah Ponpes Nuris berhasil menghadirkan sederet kejutan untuk para tamu undangan.

Salah satu yang berhasil memukau ialah penampilan Tari Kolosal dengan menghadirkan sekitar 300 penari dan pengisi acara 1.000 santri .

Penampilan tari kolosal dikolaborasikan dengan sound dan multimedia menambah semaraknya acara.

Photo
Photo

Diketahui, penampilan tarian kolosal dihadirkan dengan konsep kebudayaan berbagai provinsi. Dengan melibatkan 300 orang penari dari para santri Ponpes Nuris Pungging dengan latihan sekitar dua minggu.

"Untuk pembukaan, acara kita libatkan 1.000 santri, pelatih, dan pengisi acara semua dari Ponpes Nuris Mojokerto," ujar HM Iksan panitia lokal yang juga Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging  Kabupaten Mojokerto.

Penampilan tari kolosal bertema Nusantara ini berlangsung sekitar 20 menit berhasil menarik perhatian ribuan peserta kontingen dari kabupaten dan kota di Jatim.

Mereka berhasil memukau serta memantik detak kagum penonton yang memenuhi seluruh halaman ponpes Nuris.

Photo
Photo

Tarian kolosal yang dihadirkan di pembukaan Porsadin VI Jatim, dijelaskan HM Iksan  menggambarkan kehidupan masyarakat di bumi Nusantara ini untuk hidup berdampingan satu sama lain.

Lewat tari kolosal ini juga menggambarkan kekayaan budaya di Indonesia.

Tari-tarian itu antara lain, modern dance, tari Lilin, tari Piring, tari Kipas, tari Pabad, dan tari Saman Aceh.

"Lewat gerak tari kita berupaya menggambarkan Indonesia dengan keanekaragaman," jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan penampilan tari kolosal Nusantara dapat menghadirkan rasa kesatuan satu sama lain antarsantri.

Photo
Photo

"Porsadin diharapkan dapat menjadi saksi nyata kesatuan kota dan kabupaten di Provinsi Jatim. Tak hanya kebersamaan dan sportivitas lewat ajang olahraga saja, namun kesatuan yang nyata lewat keindahan tari," harapnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana KH. Ali Muhammad Nasih menyebutkan, seorang penari mengaku senang dapat terlibat dalam pagelaran pembukaan Porsadin VI Jatim, sebagai ajang olahraga santri yang terbesar di Jatim.

Ia pun merasa bangga dapat menampilkan tari kolosal Nusantara di halaman Ponpes Nuris yang begitu megah.

"Kami hadir menampilkan dengan penuh rasa satu kesatuan. Tak hanya untuk para atlet yang akan bertanding, tentu untuk semua pihak," ujarnya.

Photo
Photo

"Dengan itu, kami harapkan lewat tari kolosal ini rasa satu kesatuan yang kami hadirkan dapat dirasakan dan diimplementasikan sepanjang pertandingan Porsadin VI Jatim berlangsung, dengan semangat sportivitas yang tinggi," serunya. (bas/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pungging #kota #ponpes #nuris #nurul islam #bupati #kemenag #kabupaten #tari #Porsadin #pembukaan #pesantren #Porsadin ke VI #Porsadin 2024 #mojokerto #pondok #nusantara