JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang bisa terisi cairan, dikenal sebagai pneumonia. Pada kondisi ini, kantung udara dapat berisi cairan atau nanah.
Pneumonia adalah penyakit serius yang dapat mengancam jiwa, terutama pada bayi, anak kecil, remaja, dan lansia. Gejala umum pneumonia meliputi demam tinggi (mencapai suhu tubuh hingga 38°C), rasa sakit saat bernapas, penurunan nafsu makan, dan keringat berlebih. Infeksi ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit.
Selain gejala-gejala tersebut, pada kasus pneumonia yang lebih parah, tanda-tanda lain yang bisa muncul meliputi:
- Sesak napas.
- Napas pendek atau cepat.
- Batuk yang disertai darah.
- Suara berderak saat bernapas.
- Nyeri dada tajam, terutama saat menarik napas.
- Bibir dan jari-jari yang membiru.
- Penurunan kesadaran atau rasa mengantuk berlebihan.
Pneumonia menyerang paru-paru melalui infeksi akut yang mempengaruhi saluran pernapasan bagian bawah, menyebabkan area paru-paru terisi cairan, lendir, atau nanah, sehingga penderita kesulitan bernapas.
Merokok adalah salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko pneumonia. Merokok merusak jaringan paru-paru dan mengurangi kemampuannya melawan infeksi.
Selain asap rokok, paparan debu juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan, seperti membersihkan rumah dan peralatan tidur (bantal, selimut, guling), sangat penting.
Pencegahan pneumonia dapat dilakukan melalui vaksinasi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Selain itu, menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan secara teratur, menghindari merokok, menjaga daya tahan tubuh, dan menghindari kontak dengan penderita pneumonia juga efektif dalam mencegah penyakit ini.
Pneumonia merupakan ancaman serius, terutama bagi anak kecil. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melindungi buah hati dari risiko penyakit ini. (MAHESTI P)
Editor : Imron Arlado