Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Guncang Bali, Masyarakat Diimbau Waspada

Imron Arlado • Minggu, 22 September 2024 | 00:31 WIB
Bali dilanda gempa pada Sabtu (21/9).
Bali dilanda gempa pada Sabtu (21/9).

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Wilayah Gianyar, Bali, diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,8, Sabtu (21/09/2024).

Gempa tersebut terjadi pada pukul 06:26 WIB dengan pusat gempa yang  terletak di darat, sekitar 3 km barat daya Gianyar, Bali dengan kedalaman 22 km.

Guncangan gempa terasa hingga ke daerah sekitar, termasuk Mataram di Nusa Tenggara Barat. Dengan durasi guncangan yang diperkirakan antara 10 hingga 15 detik.

Beberapa laporan dari masyarakat menyebut bahwa guncangan tersebut menyebabkan kepanikan, dan warga berhamburan keluar rumah.

Meskipun tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa, beberapa bangunan mengalami kerusakan ringan hingga sedang, terutama di daerah Gianyar dan sekitarnya.

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini dipicu oleh sesar aktif yang berada di daratan. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan signifikan atau korban jiwa akibat kejadian ini.

Dampak Guncangan: Guncangan dari gempa ini terasa cukup kuat di wilayah sekitarnya, termasuk:

  - Badung

  - Denpasar

  - Tabanan

  - Karangasem

  - Bangli

  - Buleleng

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memberi himbauan untuk masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadi gempa susulan.

Masyarakat juga disarankan untuk mengikuti informasi terkini dari BMKG melalui situs resmi atau media sosial, dan memastikan bangunan tempat tinggal aman dan memenuhi standar keselamatan, dan menyusun rencana evakuasi keluarga jika terjadi gempa besar.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan waspada serta selalu siap menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi akibat bencana alam seperti gempa bumi. (Mas Qiqi)

Editor : Imron Arlado
#Gianyar Bali #gempa bumi #gempa megathrust #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #BMKG