Ibu dan anak tewas setelah menjadi korban tabrak lari truk yang belum diketahui identitasnya.
Korban bernama Miming Srie Arifiani, 45, dan Ahmad Satriya Wicaksono, 16, ibu - anak warga Perum Panorama Gading, Desa Ngrame, Kecamatan Pungging. Insiden nahas yang dialami keduanya terjadi sekitar pukul 08.30.
Miming yang mengendarai motor Honda Scoopy nopol S 4530 NO tewas seketika di lokasi. Sedangkan putranya yang dibonceng, meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit.
"Satu korban meninggal dunia di lokasi," ujar Kasatlantas Polres Mojokerto AKP M. Hariyazie Syakhranie.
Kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Mojosari - Prambon. Setibanya di lokasi, sebuah dump truk misterius yang melaju dari arah Prambon - Mojosari masuk ke jalur lawan.
"Saat itu dump truk menyalip truk kontainer yang belum diketahui identitasnya dari sebelah kanan," jelasnya.
Lantaran jarak motor korban dan dump truk terlalu dekat, kecelakaan pun tak terelakkan.
Kerasnya benturan membuat Miming tewas seketika akibat luka serius di kepala. Sedangkan Satriya mengalami luka berat di tangan dan kepala.
"Setelah kejadian, dump truk ini justru melarikan diri ke arah selatan dengan kecepatan tinggi," ungkap Azie, sapaan karibnya.
Oleh petugas, kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.
Nahas, nyawa Satriya tak terselamatkan saat mendapat perawatan di rumah sakit. Kepolisian tengah menelusuri aksi tabrak lari tersebut.
"Langsung kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," tukas kasatlantas. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah