JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang Kabupaten Bandung pada Rabu pagi (18/9) pukul 09.41. Peristiwa ini berdampak signifikan terhadap operasional kereta cepat Jakarta-Bandung.
Akun resmi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan beberapa informasi dan permohonan maaf atas pembatalan sejumlah layanan kereta cepat Whoosh akibat gempa bumi yang terjadi.
PT KCIC terpaksa membatalkan 14 perjalanan kereta cepat Whoosh sebagai tindakan pencegahan.
Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa menyatakan bahwa teknisi PT KCIC akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan menggunakan rail car atau kereta perawatan.
Pada pemeriksaan ini akan berlangsung selama 4 jam untuk memastikan tidak ada faktor eksternal yang dapat mengganggu perjalanan, seperti longsoran bukit batu di kedua sisi lintasan, tanah longsor, atau dampak alam lainnya.
Pemeriksaan dilakukan di semua jalur sepanjang 144 km. Jalur kereta Whoosh terdiri dari jembatan dengan panjang total 82 km, 13 terowongan sepanjang 17 km, dan jalur di atas tanah sepanjang 42 km.
KCIC juga menawarkan pengembalian uang tiket penuh bagi para penumpang yang perjalanannya terpaksa ditunda. Pengembalian ini berlaku dengan jangka waktu maksimal 1x24 jam sejak proses pembatalan.
Berikut 14 jadwal perjalanan Whoosh yang dibatalkan:
Rute Halim-Tegalluar
- KA G1223 keberangkatan 09.47
- KA G1225 keberangkatan 10.20
- KA G1227 keberangkatan 10.55
- KA G1269 keberangkatan 11.30
- KA G1229 keberangkatan 12.00
- KA G1231 keberangkatan 13.02
- KA G1233 keberangkatan 14.02
Rute Tegalluar-Halim
- KA G1224 keberangkatan 09.47
- KA G1226 keberangkatan 10.20
- KA G1228 keberangkatan 10.55
- KA G1230 keberangkatan 12.00
- KA G1232 keberangkatan 13.00
- KA G1274 keberangkatan 13.30
- KA G1234 keberangkatan 14.00
Setelah pemeriksaan usai dilakukan dan dinyatakan aman, perjalanan Whoosh dari Halim dan Tegalluar Summarecon kembali beroperasi mulai pukul 15.02. Kereta Whoosh sudah dapat dioperasikan dengan kecepatan maksimum yaitu 160 km per jam untuk memastikan keselamatan perjalanan pasca pemeriksaan. VILLA
Editor : Imron Arlado