Jawa Pos Radar Mojokerto - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengimbau masyarakat Yogyakarta terkait potensi bencana pada Oktober 2024 nanti.
Pasalnya, BMKG memprediksi akan adanya hujan ekstrem dan angin besar pada dasarian III atau pekan ke-3 Oktober 2024 nanti di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
“Masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan potensi hujan es yang bisa terjadi pada periode tersebut,” tulis imbauan Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY, Reni Kraningtyas.
Dalam keterangannya, Reni mengatakan prediksi cuaca ekstrem tersebut dapat melanda wilayah Yogyakarta dan sekitar usai memasuki musim hujan pada 10 hari terakhir di Oktober 2024.
Sebelum memasuki cuaca ekstrem, BMKG memprediksi wilayah Yogyakarta akan mengalami curah hujan dengan intensitas rendah hingga menengah pada awal Oktober 2024.
Saat ini, Yogyakarta sedang berada dalam masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang dikenal sebagai musim pancaroba.
Di sisi lain, wilayah Yogyakarta juga berstatus darurat bencana kekeringan, sesuai dengan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY.
Kepala BPBD DIY, Noviar Rahmad, menyatakan bahwa status siaga darurat bencana kekeringan masih diberlakukan, meskipun beberapa wilayah Yogyakarta telah diguyur hujan dalam beberapa waktu terakhir.
"Saat ini, status siaga darurat bencana kekeringan masih berlaku hingga 30 September 2024," ujar Noviar.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang akan datang, sambil memantau informasi terbaru dari BMKG dan BPBD.
Langkah-langkah pencegahan dan kesiapan menghadapi bencana, baik kekeringan maupun cuaca ekstrem, menjadi kunci untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi. (SAFFA)
Editor : Imron Arlado