JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Serangan migrain adalah suatu kondisi neurologis yang muncul sebagai sakit kepala yang hebat dan berdenyut, biasanya di satu sisi kepala.
Serangan ini dapat berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa hari dan sering kali disertai gejala seperti mual, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.
Sakit migrain ini juga sangat sensitif akan cahaya, suara keras, akan membuat sakit kepala bertambah.
Penyakit ini biasanya disebabkan Stres di tempat kerja atau di rumah dapat menyebabkan migrain. Rangsangan sensorik. Kurangnya berolahraga, berjemur di bawah cahaya sinar matahari.
Migrain adalah keluhan yang sangat umum. Penyakit ini, yang umumnya dapat menyerang satu dari setiap orang di masyarakat, lebih sering terdeteksi pada wanita dibandingkan pada pria.
Penyebab Migrain
- Faktor genetik adalah penyebab utama migrain. Jika ada riwayat keluarga yang menderita migrain, kemungkinan terkena migrain adalah 40%. Seseorang yang ibu dan ayahnya sama-sama menderita migrain, kemungkinan besar akan mengalami keluhan migrain sebesar 75 persen.
- Salah satu penyebab nyeri migrain adalah perubahan hormonal. Oleh karena itu, migrain paling sering terjadi pada wanita.
- Serangan migrain dapat meningkat keparahannya karena perubahan hormonal, terutama selama periode menstruasi.
- Meningkatnya sakit kepala parah selama periode menstruasi juga dapat dikaitkan dengan migrain.
Gejala Migrain
- Suasana hati yang tertekan
- Penurunan konsentrasi
- Stagnasi
- Kesulitan menemukan pendapat
- Keinginan untuk tidur
Cara mengatasi migrain juga bisa dengan mengompres air dingin atau air hangat, meditasi atau yoga ringan, aromaterapi, dan memijat kepala secara perlahan. Jika benar-benar tidak kuat segara mengkonsumsi obat pereda nyeri kepala yang resep dokter berikan.
Risiko-risiko yang dapat membuat Anda lebih rentan terkena migrain, termasuk:
- Riwayat keluarga. Jika Anda memiliki anggota keluarga yang menderita migrain, maka Anda memiliki peluang besar untuk mengalaminya juga.
- Migrain dapat dimulai pada usia berapa pun, meskipun yang pertama sering terjadi selama masa remaja. Migrain cenderung mencapai puncaknya pada usia 30-seterusnya,
- Jenis kelamin. Wanita tiga kali lebih sering mengalami migrain dari pada pria.
- Perubahan hormon. Bagi wanita yang mengalami migrain, sakit kepala mungkin mulai terjadi sebelum atau segera setelah menstruasi dimulai. Sakit kepala juga dapat berubah selama kehamilan atau menopause. Migrain umumnya membaik setelah menopause. MAHESTI P
Editor : Imron Arlado