Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Situs Indodax Diretas, Berikut 11 Referensi Platform Crypto Exchange untuk Para Investor dan Trader

Imron Arlado • Kamis, 12 September 2024 | 12:59 WIB
Situs Indodax Diretas, Berikut 11 Referensi Platform Crypto untuk Para Investor dan Trader
Situs Indodax Diretas, Berikut 11 Referensi Platform Crypto untuk Para Investor dan Trader

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Belakangan ini, tren investasi aset kripto semakin populer di Indonesia. Banyak orang, terutama generasi muda, mulai melirik investasi ini sebagai alternatif untuk mendapatkan keuntungan cepat.

Penggunaan kripto sendiri menggunakan mata uang digital yang menggunakan kriptogradi sebagai jaminan seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin dan aset digital lainnya  yang semakin banyak diminati. Layaknya saham, mata uang digital ini dapat diperdagangkan dan diinvestasikan.

Di Indonesia, transaksi cryptocurrency atau mata uang kripto ini merupakan sebuah transaksi yang legal dan berada di bawah pengawasan Lembaga khusus Kementerian Perdagangan, yaitu BAPPEBTI ( Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ). 

Untuk memastikan keamanan investor dan trader dalam bertransaksi kripto, Berikut 8 referensi aplikasi cryptocurrency yang telah dilegalkan BAPPEBTI.

  1. Pintu

Platform ini dikelola oleh PT Pintu Kemana Saja dan menawarkan kemudahan dalam penggunaan dengan minimum deposit yang ringan, hanya Rp22.000, tanpa biaya deposit, dan biaya penarikan sebesar Rp4.500 per transaksi.

Pintu menjadi salah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia berkat antarmuka pengguna (UI/UX) yang intuitif, pilihan koin/token yang beragam, serta proses deposit dan penarikan yang mudah. Menariknya, platform ini tidak menerapkan sistem komisi untuk penjualan aset digital, yang membuatnya lebih menguntungkan bagi para trader.

 

  1. Tokocrypto

Tokocrypto adalah aplikasi trading kripto yang beroperasi di Indonesia melalui kerjasama dengan Binance Cloud, salah satu perusahaan kripto terbesar di dunia.

Didirikan pada tahun 2017, platform ini telah menjadi salah satu pemimpin pasar di industri kripto Indonesia, dengan lebih dari 2 juta pengguna. Tokocrypto menyediakan perdagangan aset kripto yang termasuk dalam 500 besar di coinmarketcap.com.

Minimum deposit di platform ini adalah Rp50.000 dengan biaya transaksi yang sangat kompetitif, yaitu 0,01%.

 

  1. Reku

Sebelumnya dikenal sebagai Rekeningku.com, Reku berganti nama pada akhir tahun 2022 setelah mendapatkan pendanaan Seri A sebesar $11 juta dari AC Ventures.

 

Dikenal sebagai platform "one-stop service" untuk investasi aset digital, Reku menawarkan lebih dari 40 jenis aset kripto, seperti Ethereum, Bitcoin, dan Stellar. Reku menonjol karena biaya investasinya yang rendah dan tingkat keamanan yang tinggi dengan autentikasi dua faktor. Namun, Reku mematok minimum deposit yang relatif tinggi dibandingkan platform lainnya.

 

  1. Triv

Dikelola oleh PT Tiga Inti Utama, Triv adalah platform trading kripto yang beroperasi 24 jam dengan data real-time. Uniknya, Triv menawarkan koin-koin yang tidak diperdagangkan di exchange lain di Indonesia, seperti Solana, dan fitur staking kripto.

Staking ini mirip dengan deposito, di mana aset kripto investor dikunci untuk jangka waktu tertentu, memberikan bunga sebagai imbalannya. Namun, Triv memiliki kekurangan, yaitu kurangnya transparansi informasi lengkap terkait total aset di masing-masing akun, yang mungkin kurang ideal untuk pemula.

 

  1. Bitget

Didirikan pada tahun 2018, Bitget merupakan salah satu aplikasi trading terbesar secara global, dikenal dengan produk unggulannya yaitu copy trading. Ini menjadikan Bitget sebagai pilihan menarik bagi pemula yang ingin mendapatkan pendapatan pasif.

Platform ini memiliki lebih dari 20 juta pengguna di lebih dari 100 negara, dengan lebih dari 590 koin dan 660 pasangan trading. Untuk keamanan, Bitget memiliki Bitget Protection Fund yang melindungi dana pengguna hingga USD300 juta dan rasio Proof of Reserves sebesar 199%, hampir dua kali lipat dari rasio minimum yang disyaratkan.

 

  1. Luno

Luno adalah aplikasi pertukaran aset kripto yang telah ada sejak 2013 dan dioperasikan di Indonesia oleh PT Luno Indonesia, yang berbasis di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kelebihan Luno termasuk minimum trading yang cukup rendah, yaitu Rp50.000. Namun, aplikasi ini memiliki beberapa masalah teknis, seperti bug yang membuat penarikan dana menjadi sulit, serta biaya penarikan yang relatif tinggi, yaitu Rp15.000 per transaksi.

 

  1. Pluang

Pluang adalah aplikasi investasi multi-aset yang memungkinkan pengguna untuk berinvestasi tidak hanya dalam kripto, tetapi juga saham AS, reksa dana, dan emas.

Investasi aset kripto di Pluang dapat dimulai dengan hanya Rp5.000, namun platform ini menawarkan portofolio kripto yang cukup komprehensif dengan sekitar 200 koin, termasuk BTC, ETH, dan USDT.

 

  1. Nanovest

Nanovest merupakan aplikasi investasi multi-aset yang mencakup investasi kripto, saham AS, dan emas digital. Terdaftar di BAPPEBTI dengan nama PT Tumbuh Bersama Nano.

Platform ini menawarkan 120 aset kripto dengan berbagai tingkat kapitalisasi pasar, mulai dari BTC, Ripple, hingga Binance Coin. Nanovest juga menyediakan fitur staking dengan keuntungan 5%-7% per tahun, dengan minimum deposit sekitar Rp1.000.000.

 

  1. Zipmex

 

Zipmex adalah platform aset digital yang dioperasikan oleh PT Zipmex Exchange Indonesia. Melalui Zipmex, pengguna dapat menikmati bunga simpanan untuk berbagai aset kripto, seperti Bitcoin dengan bunga 5% per tahun dan Ethereum dengan bunga 5,5% per tahun, serta aset lainnya.

Zipmex juga menawarkan biaya trading yang cukup rendah, yakni sebesar 0,2% per transaksi. Untuk meningkatkan keamanan, Zipmex bekerja sama dengan BitGo, menyediakan polis asuransi dompet digital hingga 100 juta dolar AS, menjadikan platform ini lebih aman bagi para pengguna.

 

  1. Bitocto

Bitocto adalah platform trading kripto di mana pengguna dapat memulai investasi dengan modal awal sebesar Rp50.000. Proses pendaftaran dan verifikasi akun di Bitocto dilakukan secara gratis, dan pengguna hanya perlu menyetor dana ke dompet digital mereka untuk memulai transaksi. Bitocto menyediakan layanan yang ramah pengguna dengan biaya yang kompetitif dan berbagai pilihan aset kripto untuk diperdagangkan.

 

  1. Indonesia Digital Exchange (IDEX)

IDEX, yang dikenal sebagai Digitalexchange.id, adalah platform jual beli aset kripto di Indonesia. Platform ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya dengan aman dan nyaman.

IDEX terdaftar di Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPRAKINDO), dan juga merupakan bagian dari Komite Aset Kripto Bursa ICDX. Keanggotaan ini menambah lapisan kredibilitas dan kepercayaan bagi pengguna yang bertransaksi di platform ini.

 

Dengan berbagai pilihan platform investasi kripto yang tersedia di Indonesia, para investor dan trader memiliki banyak opsi untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi. Masing-masing platform menawarkan fitur dan keunggulan yang berbeda, mulai dari biaya trading yang rendah, keamanan tinggi, hingga berbagai pilihan aset kripto. (saffa)

Editor : Imron Arlado
#Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi #Triv dan Triv Pro #bappebti #Nanovest #pintu #reku #bitcoin #pluang #indodax diretas #Platform Crypto Exchange #Luno #indonesia digital exchange #Zipmex #Tokocrypto