KUTOREJO - PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) di Desa Pesanggrahan Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya dalam merealisasikan bisnis ramah lingkungan atau green company.
Salah satunya dengan memasang 1.416 panel surya di area pabrik produsen makanan dan minuman ini yang baru diresmikan kemarin.
Dengan panel surya itu, pabrik yang memproduksi krimer ini mampu menghasilkan daya listrik sebesar 635 kW. Atau menghemat 30 persen dari total 2 mW kebutuhan listrik setiap harinya.
Dalam proyek solar panel ini, LNK bekerja sama dengan Xurya Daya Indonesia, penyedia kebutuhan energi surya bagi sektor komersial dan industri.
Mereka akan membantu LNK dalam mengoperasikan dan memelihara sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ini selama lebih dari 20 tahun kedepan.
Meski baru 30 persen, namun PT LNK bersama Xurya menarget suplai energi terbarukan mampu mencapai keseluruhan dari aktivitas industri. Atau mencapai 7.700-an panel surya yang akan terpasang di seluruh bagian atap bangunan PT LNK.
CEO PT Lautan Natural Krimerindo, Hendrik Gunawan mengatakan, proyek instalasi energi ramah lingkungan ini merupakan strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah.
Selain menyumbang 30 persen kebutuhan energi perusahaan, panel surya tersebut diharapkan dapat mengurangi emisi gas karbon hingga 1.200 ton pertahun. Atau, setara dengan penanaman lebih dari 14 ribu pohon.
’’Kami berkomitmen terus mengintegrasikan praktik bisnis yang bertanggung jawab, mendukung transisi energi terbarukan, dan menjaga keberlanjutan lingkungan di Indonesia,’’ terangnya.
Komitmen tersebut juga ditunjukkan PT LNK dengan prestasi yang diterimanya pada 2022. Yakni penghargaan Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Penghargaan ini merupakan apresiasi untuk perusahaan yang memiliki kinerja lingkungan yang baik, mematuhi regulasi dan menerapkan praktik-praktik bisnis yang berkelanjutan.
’’Misi kami adalah ingin menjadi green company atau perusahaan hijau. Karena bagi kami, mau memberi kontribusi positif bagi masyarakat,’’ tambahnya.
Kabid Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Rendy Herdijanto mengapresiasi langkah strategis PT LNK dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).
Hal ini sejalan dengan transisi energi dan target bauran energi di Jawa Timur yang tertuang dalam Perda Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Jawa Timur 2019-2050.
Di mana, target bauran EBT di Jawa Timur ditargetkan mencapai 17,09 persen pada 2025 dan 19,56 persen di tahun 2050.
’’Proyek ini (peresmian panel surya, Red) merupakan pelopor di sektor industri dalam penggunaan energi baru terbarukan.
Tidak hanya mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi gas rumah kaca, tetapi juga mempercepat langkah Indonesia menuju pencapaian net zero emission pada tahun 2060,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Imron Arlado