Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gempa Magnitudo 4,9  Guncang Bali, 7 Kabupaten Bergetar. Begini Kata BMKG

Imron Arlado • Minggu, 8 September 2024 | 18:08 WIB

Pesisir pantai di kawasan Jembrana Bali ini menjadi salah satu lokasi yang terancam gempa megathrust. (radarbali)
Pesisir pantai di kawasan Jembrana Bali ini menjadi salah satu lokasi yang terancam gempa megathrust. (radarbali)
 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Terjadi gempa di Bali dengan kekuatan magnitudo 4,9. BMKG mencatat guncangan tersebut terjadi pada Sabtu 7/9 pukul 08:51.

Gempa tersebut terjadi di kedalaman 10 kilometer, untuk lokasi tepatnya berada di titik 8,52 Lintang Selatan sampai 115.35 Bujur Timur.

Menelisik dari catatan BMKG, pusat gempa yang terjadi di Provinsi Bali itu berpusat di darat, 2 kilometer timur laut Gianyar.

Setelah BMKG mengonfirmasi kejadian gempa bumi di Bali, selang beberapa menit telah beredar video masyarakat saat detik-detik gempa terjadi.

Seperti yang diunggah oleh akun @kiranjoshi235 di aplikasi X yang membagikan situasi masyarakat di sebuah pasar yang berada di Bali saat gempa terjadi.

Terlihat masyarakat berbondong-bondong menyelamatkan diri, karena guncangan gempa yang kencang juga membuat beberapa dagangan penjual di pasar berjatuhan.

Guncangan gempa bumi dengan kekuatan 4,9 magnitudo di Bali pagi tadi terbilang cukup kencang, diketahui getarannya sampai dirasakan di 7 kabupaten.

”Gempa dirasakan di Kabupaten Gianyar, Tabanan, Badung, Denspasar, Klungkung, Mataram, dan Lombok Barat,” tulis BMKG di web resminya.

Namun, ternyata gempa di pagi hari itu tidak berhenti dengan satu kali guncangan.

BMKG mendeteksi bahwa pukul 13:55 terjadi lika kali gempa susulan yang terjadi di Gianyar, Bali.

”Lima rentetan gempa susulan tersebut berkekuatan kecil 2,6 magnitudo sampai 1,8 magnitudo,” ujar Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho.

Cahyo juga memastikan bahwasannya gempa yang mengguncang Bali di pagi hari itu, sama sekali tidak berkaitan dengan zona Megathrust sehingga tidak sampai berdampak terjadi tsunami.

Tentunya kabar  terjadinya gempa bumi dan tsunami kerap jadi informasi penting yang sering ditanyakan masyarakat Indonesia baru-baru ini.

Hal tersebut karena beberapa waktu terakhir Indonesia ramai-ramai disebut negara yang akan terdampak Megathrust, yang berdampak pada terjadinya bencana dahsyat berupa gempa bumi dan tsunami. Hilmy H

Editor : Hendra Junaedi
#lombok barat #gempa megathrust #provinsi bali #gianyar #denpasar #pusat gempa #badung #klungkung #tabanan #BMKG #Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika #mataram