Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Berada di Zona Merah Gempa Megathrust, 7 Wilayah di Bengkulu Berpotensi Terancam Tsunami

Imron Arlado • Jumat, 6 September 2024 | 22:45 WIB

Beberapa wilayah di Bengkulu Berpotensi Tsunami akibat Zona Merah Megathrust
Beberapa wilayah di Bengkulu Berpotensi Tsunami akibat Zona Merah Megathrust
 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) telah mengeluarkan peringatan terkait kekhawatiran para peneliti Indonesia terhadap seismic gap di Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang dapat mengguncang dengan kekuatan magnitudo 8,9 di beberapa wilayah.

Diketahui, wilayah Provinsi Bengkulu termasuk dalam zona Megathrust yang dikenal sebagai zona Megathrust Mentawai-Siberut. Hal ini yang menyebabkan wilayah Bengkulu menjadi bagian dalam zona merah atau waspada ketika Gempa Megathrust terjadi.

Bengkulu merupakan bagian dari zona subduksi Sumatera yang dikenal memiliki sejarah gempa besar. Aktivitas gempa berulang di wilayah ini perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikator peningkatan tekanan di zona subduksi tersebut.

Seperti halnya pada hari ini, Jumat (6/9/2024) pukul 08.06 WIB, diketahui bahwa gempa berkekuatan magnitudo 5,6 kembali mengguncang Bengkulu dan sekitarnya.

Menurut laporan BMKG, gempa yang terjadi pada pagi hari ini memiliki kedalaman 10 kilometer yang episentrum gempanya terletak di laut, sekitar 41 kilometer tenggara Enggano.

Sebelumnya, pernah terjadi beberapa waktu lalu, pada Sabtu (24/8/2024) pukul 23.54 WIB, wilayah Bengkulu diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 21 kilometer, dan terletak 59 kilometer barat daya Kabupaten Seluma.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu, Khristian Hermansyah, mengungkapkan, daerah yang rentan bencana gelombang tsunami ini dihuni sebanyak 119.669 jiwa.

Khristian menambahkan, jika terdapat tujuh wilayah yang berpotensi terdampak tsunami apabila Gempa Megathrust benar-benar terjadi, diantaranya Kota Bengkulu, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Seluma, Kabupaten Kaur, hingga Kabupaten Mukomuko.

Tujuh wilayah rentan bencana tersebut, termasuk di 43 kecamatan. Tercatat sebanyak 41 kecamatan termasuk dalam tsunami kategori tinggi dan 2 kecamatan termasuk kategori rendah.

”Ada 7 kabupaten dan kota rawan bencana gelombang tsunami. Tersebar di 43 kecamatan. Penduduk terpapar tsunami ini mulai dari kategori rendah, sedang hingga tinggi,” kata Khiristian, Kamis (5/9/2024).

Menurut Khristian, terdapat ratusan ribu penduduk yang akan terancam gelombang tsunami dari kategori rendah hingga tinggi. Penduduk yang paling banyak terancam bencana tersebut berada di Kota Bengkulu, yaitu sebanyak 39.731 jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan.

Secara rinci, sebanyak 460 jiwa yang berada di wilayah Kecamatan Gading Cempaka, 7.242 jiwa berada di wilayah Teluk Segara, 6.134 jiwa berada di wilayah Muara Bangkahulu, 12.068 jiwa berada di wilayah Kampung Melayu, 8.329 jiwa berada di wilayah Ratu Agung, 3.992 jiwa berada di wilayah Ratu Samban, dan 1.506 berada di wilayah Kecamatan Sungai Serut.

Selanjutnya, penduduk yang berada di wilayah Kabupaten Kaur yang mencapai 23.112 jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan akan terancam bencana imbas Gempa Megathrust.

Pada penduduk di wilayah Kabupaten Seluma, dengan penduduk sebanyak 18.092 jiwa yang tersebar di enam kecamatan juga akan terdampak bencana dari Gempa Megathrust.

Ada pun wilayah Bengkulu Utara, dengan jumlah penduduk sebanyak 15.564 dengan penyebaran di tujuh kecamatan akan terdampak bencana Gempa Megathrust.

Kemudian, di wilayah Bengkulu Tengah, penduduk yang akan berpotensi terdampak bencana akibat Gempa Megathrust ini sebanyak 11.383 jiwa dengan penyebaran di satu kecamatan.

Lalu di wilayah Kabupaten Mukomuko, sebanyak 8.274 jumlah penduduk dengan penyebaran di delapan kecamatan akan terpapar bencana dari Megathrust.

Terakhir, di wilayah Bengkulu Selatan, yang mencapai 3.513 penduduk yang tersebar di enam kecamatan akan terancam bencana imbas Gempa Megathrust ini. (SALSSS)

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#tsunami #gempa megathrust #Zona megathrust #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #gempa besar #provinsi bengkulu #BMKG