Dari Jalan KH. Wachid Hasyim itu, keduanya singgah salat isya di Masjid As Syuhada depan Balai Kota Mojokerto. Singkat cerita, bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota tersebut kemudian tiba di kantor KPU Kota Mojokerto.
Momen pendaftaran pasangan Juned-Amin, Kamis (29/8) malam itu diikuti ratusan pendukung. Duet yang disokong PKB ini datang ke kantor KPU di Jalan Pahlawan sekitar pukul 20.00.
Keduanya yang mengenakan setelah putih-hitam dan bersongkok berjalan memasuki gerbang dengan diiringi drumband dan musik hadrah.
"Kami berdua dengan niat ibadan ikut menyemarakkan dan berniat berkontestasi. Kami sebagai pasangan bakal calon, PKB, dan simpatisan siap menjalankan pemilu kada ini dengan damai," ungkap Juned, panggilan Junaedi Malik, dalam sesi penyerahan dokumen pendaftaran.
Ketua DPC PKB Kota Mojokerto itu menyatakan dalam pilkada ini partainya berkoalisi dengan rakyat.
Ia pun berkomitmen mensukseskan pemilu secara baik dengan mengusung program-program unggulan yang menyentuh seluruh sektor kebijakan pendidikan, ekonomi kerakyatan, jaminan sosial, pembinaan karakter, hingga potensi anak muda.
"Kami akan optimalkan sumber daya anggaran dan sumber daya aparatur untuk benar-benar melayani masyarakat Kota Mojokerto," tandasnya disambur sorat para simpatisan.
Sinyal majunya Juned ke panggung pemilihan wali kota (pilwali) Mojokerto muncul sejak akhir tahun lalu.
Peluangnya terbuka lebar ketika putusan Mahkamah Konstitusi mengubah syarat ambang batas dukungan calon kepala daerah pada 20 Agustus lalu, tepat satu minggu sebelum masa pendaftaran dibuka mulai Selasa (27/8).
PKB Kota yang meraih 12.645 suara atau 14,3 persen dari 87.816 total suara sah di Pemilu 2024 bisa mengusung calon sendiri.
Putusan MK mensyaratkan minimal 10 persen suara sah untuk wilayah dengan jumlah pemilih kurang dari 200 ribu, termasuk Kota Mojokerto.
Pada hari pertama pendaftaran, DPP PKB akhirnya melabuhkan rekomendasi kepada kadernya untuk tiket maju. Pada hari itu juga, mantan wakil ketua DPRD Kota Mojokerto itu mengungkap sosok Chusnun Amin ke publik sebagai wakilnya.
Chusnun adalah Ketua KPU Kota Mojokerto periode 2007-2012 yang kini menekuni karir sebagai pengusaha.
Pasangan Juned dan Amin akan melawan petahana Ika Puspitasari yang disokong oleh 16 partai, meliputi 8 partai parlemen dan seluruh partai gurem yang berjumlah 8 partai. Dua bapaslon ini sama-sama mendaftar di hari terakhir kemarin.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Mojokerto Usmuni menyatakan dokumen persyaratan telah diterima dan dinyatakan lengkap.
Selanjutnya, bapaslon akan menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan untuk kemudian dilakukan penelitian terhadap berkas administrasi. ''Apabila terhadap syarat yang kurang, kami akan melayangkan pemberitahuan untuk diperbaiki,'' kata dia. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah