Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Banten dan Selat Sunda Paling Bahaya Jika Diterpa Gempa Megathrust, BMKG Sebut 2 Lokasi Ini Jadi Primadona

Imron Arlado • Rabu, 28 Agustus 2024 | 10:47 WIB
Daerah Pandeglang berpotensi Gempa Megathrust (sumber foto: Pemkab Pandeglang)
Daerah Pandeglang berpotensi Gempa Megathrust (sumber foto: Pemkab Pandeglang)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kepala Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Dwikorita Karnawati menyebut, dua wilayah di Jawa Barat menjadi primadona pembahasan gempa megathrust.

Hal itu diungkapkan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2024). ’’Tentang megathrust, Banten dan Selat Sunda benar-benar primadona kami,’’ ungkapnya.

Dwikorita menerangkan, dua lokasi yang berpotensi terjadinya gempa megathrust itu menjadi pembahasan serius lantaran di lokasi tersebut terdapat banyak industri,’’ katanya.

Untuk itu, ia pun berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengurangi berbagai prediksi yang akan terjadi.

Tidak hanya berkoordinasi. Dwikorita menambahkan, berbagai alat sudah dipasang di sekitar Banten dan Selat Sunda. Seperti, seismograf yang semula hanya berjumlah kurang dari 10 unit, kini sudah terpasang 39 di titik. ’’Di wilayah lain, tidak sebanyak itu yang kami pasang,’’ beber dia.

Kemudian, alat lainnya adalah automatic water level atau tsunami gate. ’’Ini yang untuk mendeteksi. Dikawatirkan tidak hanya megatthrust. Tapi, Gunung Anak Krakatau yang dapat memicu tsunami akibat erupsi atau longsor bawah laut,’’ jelasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi V DPR RI Tubagus Haerul Jaman meminta BMKG memprioritaskan pemasangan alat pendeteksi dini gempa dan tsunami di daerah sepanjang Selat Sunda.

Apalagi, menurut dia, BMKG belakangan ini telah menyampaikan bahwa bakal terjadi gempa megathrust atau gempa bumi yang berkekuatan besar dan kemungkinan menimbulkan tsunami di beberapa wilayah di Indonesia.

Tubagus mendesak, BMKG memprioritaskan pemasangan alat deteksi dini gempa dan tsunami tersebut di daerah sepanjang Selat Sunda seperti Tangerang, Banten sampai Lebak.

 

’’Kami berharap besök akan ada tambahan. Untuk wilayah Lebak itu belum ada. Kemudian juga Cilegon, Tangerang juga. Saya berharap agar ada dilengkapi karena ini sangat penting. Ketika ada alat ini kan ketika ada terjadi, mudah-mudah tidak ada, ini bisa jadi peringatan untuk masyarakat tentunya di Banten. Ini tolong dijadikan prioritas,” ujarnya.

Anggota DPR dari fraksi Partai Golkar ini pun berharap anggaran BMKG bisa bertambah saat pembahasan dengan badan anggaran (banggar) nantinya.

Sehingga, pengadaan alat deteksi dini gempa dan tsunami tersebut bisa dipasang di daerah-daerah yang disebut rawan.

Editor : Imron Arlado
#Banten #gempa bumi hari ini #alat deteksi tsunami #badan penanggulangan bencana daerah #seismograf #gempa megathrust #bencana gempa #DPR RI #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #selat sunda #BMKG #bpbd #dwikorita karnawati