JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gempa megathrust masih menjadi topik hangat di masyarakat, pasca gempa megathrust mengguncang Jepang dengan magnitudo 7,1 pada 8 Agustus 2024.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) menyoroti wilayah yang berpotensi gempa megathrust, yakni Selat Sunda dan Mentawai Siberut.
Zona megathrust segmen Selat Sunda sebagian terbentang di Selatan Jawa-Bali, sementara zona Megathrust Mentawai-Siberut berada di barat Sumatera.
Daryono selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mengatakan, bahwa gempa megathrust di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut tinggal menunggu waktu.
Keberadaan zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai Siberut diduga para ahli sebagai zona kekosongan gempa besar (seismik gap) yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.
Jika kedua segmen ini aktif secara bersamaan, dampaknya bisa sangat besar, bahkan dapat berpotensi tsunami yang serupa dengan bencana yang melanda Aceh pada tahun 2004.
Sedangkan Perekayasa di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai Badan Riset dan Inovasi Nasional ( BRIN ), Widjo Kongko, juga mengingatkan bahwa gempa besar di dua segmen megathrust tersebut bisa mencapai magnitudo 9 atau lebih.
Selain itu, BMKG juga menyebutkan 14 zona megathrust lainnya selain megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai Siberut.
Dari 16 zona yang sebutkan BMKG, ada 4 zona megathrust yang berada di sekitar Pulau Jawa yang berpotensi gempa bumi, berikut datanya.
- Megathrust Bali
Potensi magnitudo maksimum: M 9,0.
Belum ada catatan gempa yang terjadi
- Megathrust Jawa Tengah – Jawa Timur
Potensi magnitudo maksimum: M 8,9
Sejarah gempa yang terjadi: M 7,2 pada 1916 dan M 7,8 pada 1994
- Megathrust Selat Sunda – Banten
Potensi magnitudo maksimum: M 8,9
Sejarah gempa yang terjadi: M 8,8 pada 1699 dan M 7,8 pada 1994
- Megathrust Jawa Barat
Potensi magnitudo maksimum: M 8,8
Sejarah gempa yang terjadi: M 8,1 pada 1903 dan M 7,8 pada 2006
Selain 4 zona megathrust di Pulau Jawa, ada 12 zona megathrust yang tersebar di Indonesia, berikut daftarnya:
- Megathrust Aceh-Andaman (M 9,2)
- Megathrust Nias-Simelue (M 8,9)
- Megathrust Batu (M 8,2)
- Megathrust Mentawai Siberut (M 8,7)
- Megathrust Mentawai-Pagai (M 8,9)
- Megathrust Enggano (M 8,8)
- Megathrust NTB (M 8,9)
- Megathrust NTT (M 8,7)
- Megathrust Laut Banda Selatan (M 7,8)
- Megathrust Laut Banda Utara (M 7,9)
- Megathrust Utara Sulawesi (M 8,5)
- Megathrust Lempeng Laut Filipina (M 8,2)
Nailul
Editor : Imron Arlado